Viral! Mortir Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak, Sejumlah Warga Jadi Korban

Viral! Mortir Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak, Sejumlah Warga Jadi Korban
Foto : Ilustrasi Ai

TOPIKINI, PAPUA– Tragedi ledakan mortir peninggalan Perang Dunia II menggemparkan warga Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT di kawasan Kompleks Perikanan, Kampung Yenures, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota.

Ledakan diduga berasal dari sebuah mortir aktif peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan oleh sejumlah warga nelayan.

Tanpa menyadari benda tersebut masih berbahaya, mortir itu disebut-sebut digergaji untuk diambil bagian logamnya.

Namun nahas, saat proses pemotongan berlangsung, mortir tersebut tiba-tiba meledak dengan kekuatan besar.

Ledakan menghancurkan area di sekitar lokasi dan mengakibatkan sejumlah warga menjadi korban.

Video pasca-kejadian yang beredar luas di media sosial memperlihatkan suasana duka dan kepanikan.

Tangisan keluarga korban pecah di lokasi kejadian. Salah satu momen yang menyita perhatian publik adalah teriakan seorang anak yang memanggil ayahnya di tengah situasi memilukan tersebut.

Berdasarkan informasi sementara yang beredar, beberapa korban meninggal dunia, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Tim gabungan bersama aparat keamanan juga melakukan pencarian terhadap korban yang sempat dilaporkan hilang pasca-ledakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sisa-sisa amunisi peninggalan Perang Dunia II masih banyak ditemukan di wilayah Biak yang pernah menjadi salah satu medan pertempuran penting pada masa perang.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyentuh, memindahkan, ataupun membongkar benda yang diduga merupakan amunisi atau bahan peledak.

Jika menemukan benda mencurigakan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat keamanan agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian khusus.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dan instansi terkait masih melakukan pendataan korban serta penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap penyebab ledakan tersebut.(art)