Alex Indra Lukman Ajak Warga Padang Manfaatkan Pekarangan untuk Tingkatkan Gizi dan Kesejahteraan

Alex Indra Lukman Ajak Warga Padang Manfaatkan Pekarangan untuk Tingkatkan Gizi dan Kesejahteraan
Alex Indra Lukman (baju abu-abu) serahkan bantuan pangan ke ibu penerima

TOPIKINI, PADANG — Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Alex Indra Lukman, menyerahkan berbagai bantuan untuk kelompok tani dan warga Kota Padang, Senin siang (20/10/2025).

Kegiatan berlangsung di halaman kantor Dinas Pertanian Kota Padang, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Hadir dalam acara ini Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan, serta Kepala Bulog Sumbar.

Dalam kesempatan itu, Alex menyerahkan 9 unit traktor roda dua, 100 alat semprot, 13 pompa air, 1.500 bibit Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), satu paket ayam petelur, 13 ton benih padi, dan 38 ribu paket bantuan pangan untuk warga Padang.

“Alhamdulillah kita hidup di tanah yang subur, di Bukit Barisan ini. Manfaatkanlah pekarangan yang ada, jangan dibiarkan kosong. Tanam sayur, pelihara ayam petelur untuk gizi anak-anak kita. Setelah kebutuhan keluarga tercukupi, sisanya bisa dijual,” ujar Alex, yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Alex juga menyinggung soal data penerima bantuan pangan yang tercatat sebanyak 38 ribu keluarga kurang mampu. Ia menegaskan komitmennya bersama Badan Pangan Nasional untuk memperbaiki data penerima agar bantuan lebih tepat sasaran.

“Kalau ada data yang luput, akan kita perbaiki. Dan kalau ada beras bantuan yang rusak, Bulog akan menggantinya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan apresiasinya kepada Alex yang tetap memberi perhatian besar kepada masyarakat Padang di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Untuk tahun 2026, APBD kita dipangkas pemerintah pusat hingga Rp538 miliar. Bantuan dari Pak Haji Alex ini sangat berarti bagi warga Padang. Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Maigus.

Menurutnya, program Pekarangan Pangan Bergizi sangat membantu di tengah menyusutnya lahan pertanian di Padang.

“Lahan kita dulu 7.000 hektar, kini tinggal 4.000 hektar. Kami juga berharap ada bantuan pertanian hidroponik yang bisa diperjuangkan di pusat,” tambahnya.

Sebagai informasi, sebanyak 38 ribu warga penerima bantuan pangan di Padang masing-masing mendapat 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan dari pemerintah pusat ini disalurkan oleh Badan Pangan Nasional melalui Bulog selama Oktober hingga November 2025, di bawah pengawasan Komisi IV DPR RI.
(rel)