Sosialisasi 4 Pilar di Desa Majesem, Dede Indra Permana Ajak Warga Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman
TOPIKINI, PEKALONGAN – Dede Indra Permana Soediro, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama masyarakat Desa Mejasem, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Menguatkan Persatuan Bangsa dalam Keberagaman Budaya dan Agama”.
Dalam suasana yang hangat dan penuh dialog, Dede Indra menegaskan bahwa keberagaman budaya dan agama merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama. Menurutnya, persatuan tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.
“Indonesia itu besar karena beragam. Kalau kita bisa saling menghormati perbedaan budaya dan agama, persatuan akan semakin kuat,” ujar Dede Indra di hadapan warga.
Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—menjadi landasan utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis di tengah perbedaan.
Dede Indra juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan, baik di lingkungan sekitar maupun melalui media sosial. Menurutnya, menjaga kerukunan harus dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Mulai dari lingkungan desa, saling sapa, saling bantu, dan saling menghargai. Kalau itu terjaga, persatuan bangsa akan tetap kokoh,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh warga Desa Mejasem, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perangkat desa. Diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pandangan dan pengalaman peserta dalam menjaga kerukunan antarwarga.
Melalui kegiatan ini, Dede Indra berharap semangat persatuan dan toleransi semakin menguat di tengah masyarakat, sehingga keberagaman budaya dan agama benar-benar menjadi kekuatan bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(rls)

