Perkuat Nasionalisme di Era Digital, Dede Indra Permana Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Desa Tengen Wetan

Perkuat Nasionalisme di Era Digital, Dede Indra Permana Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Desa Tengen Wetan

TOPIKINI, PEKALONGAN – Anggota MPR/DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Tengen Wetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Menumbuhkan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air di Era Digital”.

Dalam suasana yang hangat dan penuh dialog, Dede Indra mengajak masyarakat untuk tetap menanamkan rasa cinta tanah air di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media digital. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat persatuan, bukan justru melemahkan nilai-nilai kebangsaan.

“Sekarang hampir semua orang punya gawai dan aktif di media sosial. Ini peluang besar untuk menyebarkan hal-hal positif tentang bangsa kita, bukan malah ikut menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian,” ujar Dede Indra di hadapan warga.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai nasionalisme tetap relevan di era digital, selama masyarakat berpegang pada Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, keempat pilar tersebut menjadi panduan dalam bersikap, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

Dede Indra juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menerima dan membagikan informasi. Ia menilai, rendahnya literasi digital dapat menjadi celah munculnya perpecahan jika masyarakat tidak kritis dalam menyaring konten yang beredar.

“Cinta tanah air hari ini bisa dimulai dari hal sederhana, seperti tidak mudah terprovokasi, menghargai perbedaan pendapat, dan menjaga etika saat bermedia sosial,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh warga Desa Tengen Wetan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perangkat desa. Diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta terkait peran masyarakat dalam menjaga semangat kebangsaan di era digital.

Melalui kegiatan ini, Dede Indra berharap masyarakat semakin sadar bahwa nasionalisme tidak hanya diwujudkan melalui simbol-simbol, tetapi juga melalui sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk dalam memanfaatkan teknologi secara positif demi persatuan dan kemajuan bangsa Indonesia.(rls)