Sosialisasi 4 Pilar, Dede Indra Permana Ajak Warga Banjaranyar Tangkal Radikalisme dengan Nilai-Nilai Pancasila
TOPIKINI, PEMALANG – Dede Indra Permana Soediro, anggota MPR/DPR RI, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Banjaranyar, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Menangkal Radikalisme dan Intoleransi melalui Nilai-Nilai Pancasila”.
Dalam suasana yang penuh keakraban, Dede menekankan bahwa Pancasila merupakan benteng paling kuat dalam menghadapi paham radikalisme dan sikap intoleran yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Menurutnya, nilai-nilai luhur Pancasila mengajarkan sikap saling menghormati, kemanusiaan, serta semangat persaudaraan.
“Radikalisme dan intoleransi tidak sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia. Kalau nilai-nilai Pancasila kita amalkan dengan sungguh-sungguh, ruang bagi perpecahan tidak akan tumbuh,” ujar Dede Indra di hadapan warga.
Ia menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pegangan bersama dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Indonesia.
Dede Indra juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi perbedaan pandangan, baik dalam kehidupan sosial maupun di ruang digital.
Menurutnya, media sosial sering kali menjadi pintu masuk penyebaran paham radikal dan intoleran jika tidak disikapi dengan sikap kritis dan dewasa.
“Perbedaan itu wajar, tapi jangan sampai perbedaan membuat kita saling membenci. Mari kita jaga ruang-ruang kebersamaan, mulai dari keluarga, lingkungan desa, hingga media sosial,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh warga Desa Banjaranyar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perangkat desa.
Diskusi berlangsung aktif, dengan sejumlah peserta menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka terkait pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Dede Indra berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai benteng ideologis bangsa, sehingga radikalisme dan intoleransi dapat dicegah sejak dini demi terjaganya persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(rls)

