Cerita Tim Medis DPP PDI Perjuangan, Layani Kesehatan Masyarakat di PesSel dengan Bantuan Penterjemah
TOPIKINI, PESSEL - Sejak diturunkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan pada 29 Desember lalu, Tim Medis PDI Perjuangan terus bergerak ke lokasi terdampak bencana hingga ke pelosok.
Rombongan yang dipimpin Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dr. Ribka Tjiptaning itu hadir dengan satu unit Ambulance membawa dokter, perawat, dan tenaga kesehatan.
Salah satu group Medis berangkat ke Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan sejak Minggu (4/1/2026).
Sebuah desa terujung di kecamatan ini yang sampai sekarang masih terisolasi pun dijangkau oleh dr. Ika Putri MBBS dan kawan-kawan.
Sebuah cerita terselip dalam perjalanan misi kemanusiaan tersebut. Masyarakat datang berobat ke Posko Medis PDI Perjuangan menyampaikan keluhannya dengan bahasa Minang, bahasa komunikasi mayoritas masyarakat sehari-hari.
Keterbatasan komunikasi tentu menjadi kendala bagi dokter terutama dalam mendengar keluhan pasien dan memberikan diagnosis.
Dokter Ika pun meminta beberapa orang tim yang berasal dari kader PDI Perjuangan Sumatera Barat untuk mendampingi sebagai penerjemah.
"Hanya sedikit kendala di awal, namun sudah kami atasi dibantu kawan-kawan dari Sumbar" ujar dokter lulusan Tiongkok itu.
Salah seorang kader PDI Perjuangan Sumatera Barat, Aswendi menyampaikan kondisi bahasa ini merupakan hal lazim di Sumatera Barat khususnya bagi kalangan usia lanjut.
"Ibu Bapak masyarakat kita ketika ditanya dengan Bahasa Indonesia mereka sebenarnya mengerti, hanya saja dalam berbicara yang sedikit kesusahan," pungkas Aswendi.(rid)

