Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tegaskan Pengawasan Distribusi Energi dan Pastikan Pasokan BBM serta LPG di Pasaman Barat Tetap Aman
TOPIKINI, PASAMAN BARAT – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi serta memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat guna mendukung kebutuhan sehari-hari, termasuk selama momentum Hari Raya Iduladha.
Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Pertamina menyampaikan bahwa penyaluran BBM subsidi di SPBU dilakukan melalui mekanisme pengawasan yang terintegrasi, antara lain melalui verifikasi QR Code dan pencocokan dengan nomor polisi kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, seluruh SPBU telah terintegrasi dengan sistem digitalisasi dan CCTV online yang memungkinkan proses monitoring transaksi dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pengawasan penyaluran BBM subsidi.
Pertamina menegaskan tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran maupun penyalahgunaan dalam penyaluran BBM subsidi.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian prosedur pengisian di SPBU, operator yang terlibat akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertamina juga akan memberikan sanksi berjenjang kepada SPBU, mulai dari surat peringatan hingga sanksi lainnya sesuai ketentuan kontrak dan hasil evaluasi yang dilakukan.
Dalam hal pasokan energi, Pertamina memastikan penyaluran BBM maupun LPG di wilayah Pasaman Barat berada dalam kondisi aman dan tidak mengalami kendala distribusi.
Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama Hari Raya Iduladha, Pertamina telah menyalurkan tambahan fakultatif LPG 3 Kg sebesar 100% dari alokasi harian di wilayah Pasaman Barat.
Dengan tambahan pasokan tersebut, kondisi penyaluran LPG 3 Kg di Pasaman Barat secara umum terpantau kondusif dan kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET yang ditetapkan pemerintah serta pasokan yang lebih terjamin.
Pertamina mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi distribusi energi.
Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi maupun kendala penyaluran LPG di lapangan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.(rls)

