Diprediksi Capai 12 ribuan: BIM Urutan 4 Pemudik Terbanyak di Indonesia
TOPIKINI, PADANG PARIAMAN - Mulai hari ini, BIM secara resmi membuka posko terpadu menghadapi Lebaran dari tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026 (selama 18 hari kedepan)
General Manager Bandara Internasional Minangkabau , Dony Subardono menyampaikan bahwa Posko Terpadu yang berada di Selasar bandara ini menjadi pusat koordinasi lintas instansi dalam rangka memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan bandara berjalan secara optimal selama periode arus mudik lebaran 2026/1447H.
"Pihak bandar udara memprediksi tahun ini pemudik meningkat dibanding tahun lalu. Hari ini saja, ektra flight, sudah tercatat 49 flight dan masih ada kemungkinan bertambah," ujar Dony.
Update terbaru pengajuan ekstra flight tertanggal 13 Maret oleh maskapai penerbangan mencapai 302 flight.
Mudik Lebaran tahun ini, pemudik yang menggunakan moda tranportasi udara di BIM di prediksi mencapai
12 persen meningkat dibanding tahun lalu sekitar 9 persen.
Puncak mudik, diperkirakan pada H-3 menjelang lebaran dan puncak arus balik H+6 setelah Lebaran.
Biasanya dihari normal, pemudik di BIM tercatat sekitar 6 ribu orang. Dan Lebaran tahun ini di prediksi terjadi peningkatan penumpang mencapai 12 ribu orang, meningkat dibanding tahun lalu sekitar 9 ribu orang.
Sementara ketika di tanyakan wartawan terkait dampak perang di Timur Tengah, sejauh ini pihak BIM sudah berkordinasi dengan pihak Pertamina dan belum ada kenaikan harga avtur dan stok avtur untuk mudik Lebaran masih relatif aman.
BIM Urutan 4 Tersibuk Selama Musim Mudik
Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (Kaotban) Wilayah VI, Purnama Pangalinan mengatakan dari 14 bandara yang di awasi Otban di 5 provinsi : Sumbar, Jambi, Bengkulu, Sumsel, dan Bangka Belitung maka Sumbar merupakan Bandar udara yang paling banyak dikunjungi pemudik. Kemudian Bandara di Palembang, Sumatera Selatan.
Sementara, di Indonesia, lonjakan penumpang selama arus Mudik Lebaran, BIM berada di urutan ke 4 paling banyak dikunjungi pemudik. Setelah bandar udara Soekarno - Hatta, Juanda, dan Ngurah Rai.
Karena pemerintah menganalisa, perantau asal Sumatera Barat paling banyak tersebar di Indonesia tentu saja paling banyak mudik ketika musim libur Lebaran.
(Foto: Purnama Pangalinan, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (Kaotban) Wilayah VI, saat diwawancara reporter TOPIKINI)
Sholat Ied, di Prediksi Cerah
Sementara itu, Kasi Observer BMKG BIM, Yudha Nugraha mengatakan cuaca diprediksi aman selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Diprediksi hanya hujan ringan, namun dengan durasi panjang. Prediksi hujan ringan ini berpotensi terjadi di daerah pesisir pantai , Kabupaten 50 kota , Tanah datar, Solok, Padang, Pasaman.
Hujan ringan diperkirakan terjadi pada sore dan malam hari.
Namun saat pelaksanaan sholat Ied, diperkirakan cuaca berawan hampir diseluruh wilayah Sumbar.(lia)

