Dana Pembangunan Mesjid Terapung di Painan Jangan Dialihkan untuk Covid-19

169
Syafrizal, MM Datuak Nan Batuah

TOPIKINI – Tokoh Pesisir Selatan, baik yang berada di rantau maupun di kampung halaman, mendukung penuh pembangunan Mesjid Terapung Pessel yang tengah berjalan di Pantai Carocok, Painan.

Ketua DPW Persatuan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS)/IKPS Drs. H. Syafrizal, MM Datuak Nan Batuah  mengatakan, pembangunan mesjid ini harus dilanjutkan, karena merupakan ikon dan kebanggaan Pesisir Selatan.

Masyarakat di rantau dan di kampung sangat mengharapkan Mesjid Terapung ini terwujud dan dapat dimanfaatkan untuk beribadah, termasuk oleh wisatawan yang datang berkunjung ke Pesisir Selatan.

“Dana pembangunan Mesjid Terapung ini kami sebagai tokoh masyarakat bermohon jangan dialihkan untuk pemberantasan Covid 19, masih banyak dana proyek fisik atau Dana Pilkada yang bisa dialihkan untuk kegiatan pemberantasan Corona Virus Disease Covid 19,” kata Drs. H. Syafrizal, MM Datuak Nan Batuah, yang juga Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Painan.

Karena itu, Drs. H. Syafrizal, MM Datuak Nan Batuah berharap kepada Bupati Hendrajoni dan Ketua DPRD Pesisir Selatan beserta semua anggota DPRD dapat mendengarkan aspirasi masyarakat ini.

“Tidak banyak harapan kami kepada Bupati dan wakil rakyat Pesisir Selatan, tolong wujudkan Mesjid Terapung di Pantai Carocok Painan ini,” kata Drs. H. Syafrizal, MM., mantan Wakil Bupati Pessel ini yang akrab dipanggil Pak Ucok ini.

Pembangunan Mesjid Terapung Pesisir Selatan ini dibangun dengan APBD Pessel dengan pagu dana Rp27 miliar. Diletakkan batu pertamanya tanggal 30 Desember 2019 dengan masa pengerjaan hingga 19 November 2020 mendatang.

Harapan Ketua KAN Painan mewujudkan Mesjid Terapung ini, didukung penuh oleh Penasehat KAN Sutarto, SH Rangkayo Mulia, Sekretaris KAN Painan Asril Zakaria Rajo Mudo, dan Wakil Ketua KAN Painan Harwal Nurdin Dt. Rajo Johan dan Yusrizal Dt. Kando Marajo. (relis)

Loading...