Begini Target Kadis Pariwisata Sumbar Datangkan Wisatawan dari Cina

92

TOPIKINI – Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Novrial, berharap kedatangan wisatawan asal Cina, mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Ranah Minang ini.

Rencananya, setelah penerbangan pertama hari minggu pagi (26/01/2020), akan ada penerbangan rutin dua kali sebulan, membawa wisatawan dari Negeri Tirai Bambu itu.

Kedatangan 150 wisatawan dari Cina, yang mendarat hari minggu pagi di Bandara International Minangkabau, disambut gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, beserta jajarannya.

Wisatawan ini, disambut dengan tari gelombang serta mendapat kalungan batik tanah liek oleh gubernur.

Kedatangan wisatawan dari kota Kunming provinsi Yunnan Cina ini, merupakan penerbangan pertama langsung dari Cina ke Sumatera Barat.

“Ini penerbangan pertama, setelah ini akan ada penerbangan rutin dua kali sebulan, membawa wisatawan asal Cina ke Sumatera Barat,” kata Novrial, kadis pariwisata Sumbar.

Pemda provinsi Sumatera Barat berharap, kunjungan wisatawan Tiongkok ini mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Sumatera Barat, yang selama ini masih tergolong rendah.

Langkah yang diambil dinas pariwisata Sumbar ini, bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dari sektor pariwisata, dengan target 60 ribu wisman yang datang ke daerah ini.

“Selama ini kunjungan wisatawan Manca Negara ke Sumbar masih diangka 50 ribuan orang pertahun, dan tahun ini target kita 60 ribu, jika penerbangan dua kali sebulan ini lancar, maka akan ada 4000 an wisatawan Manca Negara yang berkunjung ke Sumatera Barat,” tambahnya.

Novrial, Kadis Pariwisata Sumbar

Menurut data Dinas Pariwisata, setiap wisatawan Manca Negara, biasanya membelanjakan uang sedikitnya Rp 11 juta di daerah ini.

Meski negara cina kini tengah disibukkan dengan mewabahnya virus corona yang mematikan, pemerintah daerah Sumatera Barat, yakin kondisi wisatawan yang datang ke daerah ini aman.

Pemda bersama pihak Angkasa Pura II, telah memasang alat pemindai suhu tubuh, guna mendeteksi kondisi kesehatan wisatawan yang masuk dari Bandara International Minangkabau. Hal ini juga sebagai upaya mencegah masuknya virus corona ke Sumatera Barat.(art)

Loading...