Hujan Deras Sebabkan Luapan Air, Rumah dan Sawah di Tiga Jorong Solok Selatan Terdampak

Hujan Deras Sebabkan Luapan Air, Rumah dan Sawah di Tiga Jorong Solok Selatan Terdampak

TOPIKINI, SOLOK SELATAN — Hujan berintensitas tinggi yang turun sejak sore sebelumnya mengakibatkan luapan air di sejumlah titik di Kecamatan KPGD, Kabupaten Solok Selatan, Selasa, 29 September 2026. Tiga jorong dilaporkan terdampak, dengan sejumlah rumah terendam air dan sawah digenangi air bercampur lumpur.

Wilayah yang dilaporkan terdampak meliputi Jorong Sungai Aro Aie Angek, Nagari Persiapan PR Selatan; Jorong Batang Lolo Panduang dan Batang Limpaung, Nagari Persiapan Batang Lolo; serta Jorong Bancah Anak Lolo, Nagari PR Tengah. Ketiga wilayah itu berada dalam satu kecamatan yang sama.

Dari ketiga lokasi tersebut, laporan sementara menyebutkan bahwa luapan air merendam beberapa unit rumah warga. Selain permukiman, genangan juga melanda lahan sawah. Sawah yang tergenang tidak hanya terisi air, tetapi juga membawa lumpur yang mengendap di petak-petak sawah.

Data yang terhimpun baru menyebutkan angka pasti untuk satu lokasi, yakni rumah terendam di Jorong Panduang sebanyak lima buah rumah. Sementara untuk dua jorong lainnya, jumlah rumah yang terendam maupun luas sawah yang tergenang belum dirinci dalam laporan awal tersebut.

Laporan yang diterima hingga Selasa itu masih bersifat sementara. Tim yang berada di lokasi terdiri atas Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), wali nagari beserta perangkat nagari dan jorong. Mereka masih melakukan pendataan dan pemantauan di titik-titik terdampak.

Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah warga yang mengungsi, ada atau tidaknya korban jiwa maupun korban luka, serta besaran kerugian material akibat peristiwa ini. Demikian pula status darurat atau langkah penanganan lanjutan belum disampaikan.

Kronologi yang tersedia hanya menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak sore sebelum kejadian dan berlanjut hingga memicu luapan air. Tidak ada informasi mengenai tinggi muka air, titik tanggul atau aliran sungai yang meluap, maupun jarak jangkauan genangan dari permukiman warga.

Peristiwa ini menambah daftar wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Solok Selatan. Struktur wilayah yang disebut dalam laporan berada pada tingkat nagari persiapan dan jorong, sehingga pendataan umumnya dilakukan bersama perangkat nagari setempat dengan pendampingan BPBD dan Forkompimcam. (rls/ arkus.cc )