Yang Patut anda tahu dari Penyakit Cacar Monyet (Monkey Pox)

93

TOPIKINI – Heboh mengenai penyakit cacar monyet, Pasti banyak yang bertanya Penyakit apakah ini dan bagaimana cirinya? Berikut ini kami sampaikan beberapa hal yang patut diketahui dari penyakit ini.

1. Apakah monkey pox virus itu?
Pada manusia disebut human monkeypox virus atau cacar monyet, adalah penyakit cacar yang disebabkan adanya penularan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis).

Gejalanya pada manusia adalah diawali demam sakit kepala, nyeri otot lalau diikuti adanya ruam yang hampir mirip dengan cacar air, campak, kudis dan sifilis.

Butuh pengujian laboratorium untuk memastikan bahwa penyakit tersebut adalah cacar monyet.

Seberapa bahayakah penyakit ini?
Meskipun menurut WHO tingkat kematian dari penyakit ini lebih rendah dari penyakit cacar, kurang dari 10 %
Namun penyakit ini patut diwaspadai terutama pada anak-anak

2. Bagaimana seseorang bisa tertular?
Penularan sebagian besar terjadi melalui kontak langsung dengan lesi, luka, darah, urin, dan cairan lain dari hewan terinfeksi terutama yg paling banyak dilaporkan adalah tikus dan jenis hewan pengerat lain.

Ingat ya, penularannya terjadi tidak dari semua hewan tapi hanya dari hewan yang terinfeksi. Bisa melalui gigitan cakaran atau bersentuhan secara langsung.

Di afrika penularan juga terjadi melalui konsumsi hewan buruan (bush meat) sehingga dianjurkan untuk memasak daging sampai matang sebelum dikonsumsi.

Di negara kita, sampai saat ini belum ada laporan adanya penularan melalui daging sapi kambing dsb. Jadi tidak perlu khawatir berlebih.

Lalu apakah manusia yg terinfeksi bisa menularkan kepada manusia lain?

Meskipun menurut WHO tidak mudah terjadi penularan antar manusia, tapi penularan dari manusia ke manusia mungkin terjadi lewat kontak langsung dengan luka, keropeng, atau lewat cairan, batuk, ludah dan bersin. Juga melalui media perantara seperti handuk, sprei, selimut dari manusia terinfeksi. Oleh karena itu tindakan karantina dan penanganan khusus pada manusia terinfeksi diperlukan.

Apakah sudah ditemukan vaksinnya?
Vaksin dan pengobatan secara khusus pada penyakit ini belum ditemukan. Namun vaksin dari penyakit cacar sebelumnya terbukti 85% efektif mencegah penyakit ini.

Lalu apa yg harus kita lakukan?

1. Tidak perlu panik berlebihan tapi harus tetap waspada.
2. Bagi anda yg berpergian sebisa mungkin hindari tempat terjadinya wabah, atau setidaknya jagalah kebersihan dengan selalu mencuci tangan dengan sabun, dan mandi yang bersih lalu ganti baju setelah berpergian

3. Penyakit ini kembali mengingatkan kita untuk tidak membuang ludah dan ingus kita secara sembarangan. Sedih banget lihat perilaku sebagian orang yang masih berbuat menjijikkan kayak gitu.

4. Perilaku hidup bersih dan sehat adalah kata kuncinya.
Selama ramadhan ini yang bisa kita lakukan adalah :
berwudhu secara benar, lalu menjaga wudhu nya.
Trus kalau ke masjid selalu bawalah alas sholat atau sajadah sendiri dari rumah (hal ini terinspirasi dari pengamatan saya terhadap adanya jamaah yg bersin-bersin di tempat sujud, anak kecil yg ngupil terus di samping saya, dan bapak-bapak yang menggaruk-garuk koreng selama mendengarkan ceramah
Hehehe..

Ampuni saya kalau terlalu vulgar tapi jujur.!

Sekian pemirsa..Semoga bermanfaat

Informasi ini saya kutip dan tulis dari berbagai sumber.
Terutama sebagian besar dari https://youtu.be/l_h9F8qcMYo

Wassalamualaikum..wr wb

Ditulis oleh : Drh. Supriyanto M.VPH
Komisi ilmiah dan pendidikan PDHI Daerah Istimewa Yogyakarta

Loading...