Ustad Burhanudin: Dalam Islam Tidak Ada Istilah Pemerintahan Khilafah

94
Ustad Burhanudin saat berceramah dalam acara peresmian kantor baru Forum Relawan Demokrasi (Foreder) di Jl. Layur 10 Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (10/11/2019). Foto: BP/Syafrudin Budiman.

Jakarta – Ustad Burhanudin M. Nur, S.Hi yang menjadi penceramah dalam peresmian kantor baru ormas Foreder (Forum Relawan Demokrasi) mengatakan, kelompok radikalisme ini adalah kelompok khawarij. Dimana ini sebuah kelompok di luar Ahlul Sunnah Wal Jamaah dan merongrong Islam dari dalam.

“Kelompok ini namanya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) atau kalau diartikan adalah sebuah partai bernama Hizbut Tahrir. Kelompok ini adalah kelompok politik yang membawa simbol agama,” kata Ustad Burhanudin di kantor Foreder Jl. Layur 10 Rawamangun Jakarta Timur, Senin (10/11/2019).

Menurutnya, kelompok eksklusif ini harus dibatasi gerakannya dan sudah dilarang keberadaannya oleh pemeritah. “Kenapa dilarang?,” tanya Ustad Burhanudin.

“Karena kelompok ini terbukti diberbagai negara melawan negara dan ingin mengganti dengan sistem khilafah. Padahal dalam Islam istilah Pemerintahan Khilafah tidak ada sama sekali,” ungkapnya.

Jadi, kata Ustad Burhanudin, seluruh masyarakat atau kelompok relawan Foreder harus hati-hati, karena bisa saja anak-anak kita terpapar radikalisme.

“Perlu diwaspadai dilingkungan terdekat dan keluarga kita. Jika terpapar radikalisme perlu dinasehati dan diberikan penjelasan dengan baik. Sebab radikalisme ini sebagai doktrin yang salah dan menyimpang,” pungkasnya.
Acara peresmian kantor baru Forum Relawan Demokrasi (Foreder) di Jl. Layur 10 Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (10/11/2019). Foto: BP/Syafrudin Budiman.Foreder saat meresmikan kantor baru di Jl. Layur 10 Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur juga menggelar syukuran. Dimana relawan militan Jokowi-Amin ini menghadirkan 100 anak-anak yatim-piatu dari warga sekitar.

“Dengan mengucap syukur Alhamdulillah hari ini saya resmikan kantor Kantor Dewan Pimpinan Pusat Forum Relawan Demokrasi (red-Foreder). Semoga dengan kantor adanya kantor baru ini Foreder lebih maju dan lebih teroganisir dengan rapi,” kata Aidil Fitri Ketua Umum DPP Foreder dalam sambutannya, Minggu (10/11/2019).

Kata Aidil, tepat di Hari Pahlawan 10 November 2019 ini, kita juga mengucapkan selamat Hari Pahlawan Nasional untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Dan lanjut Aidil, di hari ini juga acara ini adalah bentuk syukuran atas kemenangan pasangan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jokowi-Amin, yang telah dilantik 20 Oktober 2019 kemarin.

“Sebagai wujud rasa syukur ini kami (red-Foreder) memberikan santunan kepada kepada anak-anak Yatim Piatu. Kami juga mohon doanya semoga pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin berjalan baik sampai akhir jabatan 2024,” ujar Kordinator Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) ini.

Pada acara peresmian kantor DPP Foreder ini banyak dihadiri pengurus DPP Foreder,  pengurus Foreder Disablitas, Ketua DPD Propinsi Foreder dan Ketua DPC Foreder se Jabodebek. Diantaranya, Bayu Hendarta Ketua DPD Foreder Yogjakarta, Ketua DPD Foreder Banten, Ketua DPD Foreder DKI Jakarta, Ketua DPD Foreder Lampung dan Ketua DPD Foreder Jawa Barat.

Selanjutnya Ketua Umum Relawan Jokowi-Amin yang tergabung di Aliansi Relawan Jokowi (ARJ). Diantaranya, Sugeng Budiono Ketua Umum For Bejo Mojopahit, Gus Din Ketua Umum Barisan Pembaharuan, Joshua Napitupulu Ketua Umum Garuda dan Raja Malau Ketua Umum Gerima.

Selain juga hadir Haidar Alwi Penangggung Jawab ARJ, Bayu Ketua Umum Love Jo, Caca Ketua Umum Selendang Pertiwi, Dina Atmadi Sekjen PIB, Riano Oscha Ketua Umum Laskar Relawan Jokowi, Sisrie Ketua Srikandi We Love Jokowi, Elly Ketua Umum Foreder Disabilitas, Anne Ketua Umum Laskar Bumi Pertiwi, Anton J. Hurung Ketua Umum Solidaritas Nusa Bangsa dan Ari Susanto Baperis. (red)

Acara peresmian kantor baru Forum Relawan Demokrasi (Foreder) di Jl. Layur 10 Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (10/11/2019). Foto: BP/Syafrudin Budiman.
Loading...