Tiga Kubu Peradi Berakhir Damai di Saksikan Mahfud MD Dan Yasonna Laoly

74

Jakarta – Hari Selasa malam (25/02) di Jakarta Pertemuan yang di fasilitasi oleh Menko Polhukam dan Menko Humham, Peradi mencoba menoreh sejarah kembali  Peradi (Perhimpunan Advokasi Indonesia) Berjaya. Setelah lama pecah menjadi tiga kubu para pimpinan organisasi, yaitu Juniver Girsang, Luhut Pangaribuan dan Fauziah Hasibuan  bertemu kembali dalam suatu pertemuan di Jakarta. Rekonsiliasi yang dilakukan karena mengingat Peradi adalah salah satu organisasi perofesi advokasi terbesar menjadi perhatian khusus

Organisasi Advokat Peradi yang terbesar ini terpecah merugikan Negara atau pemerintah sehingga kami kekurangan partner untuk menyelasaikan masalah-masalah hukum. Pun dunia peradilan akan lebih  tertib bila Peradi bersatu kembali dan mampu menghasilkan pengacara-pengacara yang andal,” ujar Mahfud.

Yasonna juga serupa berpendapat “atas prakarsa Pak Mahfud, kita mencoba mempersatukan tiga organisasi Peradi yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. Sangat senang karena ketiga pimpinan organisasi menyatakan kesediannya untuk kembali  menjadikan Peradi besar.”

Sebagai proses perwujudan penyatuan kembali  ketiga organisasi ini dimulai dengan rintisan Munas (Musyawarah Nasional) yang nanti akan diadakan dengan persiapan dan susunan secara adil. Mereka bersama-sama membentuk tim untuk merumuskan langkah berikutnya yang beranggotakan 9 orang dan diberikan waktu bekerja paling lama tiga bulan semenjak di kesepakatan di tandatangani. Usai  kesepakatan dicapai ,para pimpinan ketiga organisasi tersebut menyampaikan respon dan harapannya.

“Munas bersama ini demi nusa dan bangsa kita digagaskan oleh Pak Menko Polhukam dan Pak Menhumham, Selasa malam ini (25/02/2020) di sebuah tempat netral kami bertanda tangan dan berharap akan terwujud dengan baik “ujar Luhut.

Dan pesan senada dberikan dari Juniver “Kami berterima kasih kepada Pak Mahfud dan Pak Laoly yang telah mengumpulkan kami untuk kembali bersatu.”

Fauziah Hasibuan juga menyampaikan harapannya yang sama agar Peradi benar-benar bersatu.

Dan berikut isi Surat Pernyataan ditandatangani:

Hari ini Selasa, 25 Februari 2020, dengan difasilitasi dan disaksikan oleh Menko Polhukam Moh. Mahfud MD dan Menkumham Yasonna H. Laoly, kami dari tiga organisasi Peradi yang selama ini terpecah, menyadari bahwa kami perlu bersatu kembali untuk mewujudkan kejayaan advokat Indonesia.

Atas dasar itu, kami menyatakan kesediaan untuk bersatu dan berhimpun kembali dalam satu wadah organisasi  Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Peoses penyatuan akan dimulai dengan rintisan Musyawarah Nasional (Munas) bersama yang akan di susun dan dipersiapkan secara adil.

Juniver Girsang

Fauziah Hasibuan

Luhut Pangaribuan.

(red)

Loading...