Sosialisasi 4 Pilar, Alex Himbau Warga Muaro Sijunjung tak Mudah Percaya Hoax dan Fitnah

TOPIKINI – Anggota MPR/DPR RI Alex Indra Lukman, kembali menggelar sosialisasi kebangsaan atau yang juga disebut sosialisasi 4 pilar Kebangsaan, Sabtu (03/02/2018), di aula wisma Anggrek Muaro Sijunjung kabupaten Sijunjung. Sekitar 150 orang tokoh masyarakat daerah tersebut, dengan seksama mengikuti dan menyimak pemaparan yang disampaikan Alex hingga tuntas.

“Saat ini sedang marak-maraknya bertebaran berita-berita palsu, fitnah atau yang sering disebut hoax. Saya berharap bapak dan ibu disini jangan terpancing karena berita tersebut, karna itu belum tentu kebenarannya,” ucap Alex Indra Lukman dengan penuh semangat.

Alex menambahkan, bahwa menurutnya berita-berita adu domba itu disebarkan oleh orang-orang yang memiliki maksud tertentu untuk kepentingannya sendiri.

“Belakangan polisi sudah menangkap pelaku-pelakunya, karena mereka menyebarkan berita-berita bohong dan fitnah kepada pemerintah. Sekali lagi jangan mudah percaya walau kadang mereka membawa nama agama segala, kita mesti kroscek, kan kita ada guru-guru atau ustad-ustad disini yang bisa memberikan petunjuk kebenaran,” tambahnya.

Hal ini disampaikan ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar ini, lantaran belakangan banyak beredar berita-berita yang dapat memecah belah umat tersebut, terutama di Sumatera Barat. Ia berpesan, terutama kepada orang tua yang memiliki anak remaja, yang dinilai mudah terpengaruh oleh berita-berita bohong tersebut.

“Saya berharap bapak ibu yang mempunyai anak-anak yang masih remaja, sampaikan kepada mereka informasi ini, karna para remajalah yang lebih mudah terkena serangan hoax ini. Karena jika itu terjadi, generasi muda kita akan mudah dirusak dan terpecah belah, sehingga persatuan negara kita bisa goyang. Kalau sudah begitu, negara lain akan mudah melumpuhkan negara kita,” ungkap bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini.

Selain hal itu, politisi PDI Perjuangan ini juga menghimbau agar masyarakat kecamatan Muaro Sijunjung tidak melupakan Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai satu kesatuan yang utuh pengikat bangsa ini.(art)

Loading...