Setelah Masuk Irman Gusman, Nomor Urut Calon DPD Lama tidak Berlaku

63

TOPIKINI, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Rabu (12/06/2024) mengumpulkan jajarannya dari KPU di 22 provinsi dan 65 KPU kabupaten/kota se Indonesia di Hotel Grand Mercure Jakarta.

Kegiatan ini bertajuk Rapat Koordinasi Persiapan Tindak Lanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum.

“Kita tidak perlu saling menyalahkan ini salahnya siapa dan ulahnya siapa, yang jelas MK sudah memutuskan, mari kita jalankan apa yang sudah diputuskan Mahkamah Konstitusi,” kata Hasyim Asy’ari saat menyampaikan sambutan pembukaan.

Pemungutan Suara Ulang (PSU) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumatera Barat, satu dari 44 perkara yang dikabulkan MK.

“Ada 299 perkara yang diajukan, 44 dikabulkan oleh MK, kita bagi menjadi 6 cluster, PSU biasa, PSU dengan Daftar Calon Tetap yang diperbaharui seperti pemilihan DPD di Sumatera Barat, rekapitulasi ulang, penghitungan ulang dan ke enam MK memutuskan sendiri,” kata ketua KPU RI Hasyim Asy’ari.

Terkait PSU DPD Sumatera Barat, Hasyim mengatakan KPU memasukkan nama Irman Gusman ke dalam Daftar Calon Tetap anggota DPD.

“KPU akan menerbitkan nomor urut Baru setelah memasukkan nama Irman Gusman kedalam Daftar Calon Tetap (DCT),” jelasnya.

PSU DPD Sumatera Barat, digolongkan PSU yang masif, sehingga KPU kabupaten kota mesti membentuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) lagi.

“Saat ini kan sudah terbentuk PPK dan PPS pilkada, bisa jadi nanti kita berikan surat penunjukan khusus dan tugas-tugas khusus untuk melaksanakan PSU,” ucapnya.

Lanjut Hasyim, saat ini ada aturan hukum yang memungkinkan gugatan baru setelah dilaksanakan PSU dari keputusan Mahkamah Konstitusi.

“Sebelumnya, hasil dari PSU diserahkan kepada MK untuk ditetapkan, tapi sekarang hasil PSU bisa dimungkinkan untuk digugat lagi di MK, kalau sebelumnya dia menang, setelah PSU dia kalah, bisa jadi digugat lagi ke MK,” lengkap Hasyim.

Rapat koordinasi ini berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (14/06/2024).(art)