Sekolah Terbakar, Murid SD di Padang Pariaman Belajar di Tenda

33

TOPIKINI – Akibat sekolahnya terbakar, puluhan murid Sekolah Dasar Negeri 01 di kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam kabupaten Padang Pariaman terpaksa belajar di tenda darurat. Sebagian lagi, belajar di lantai tanpa meja dan kuris.

Selasa pagi (03/09/2019) suasana proses belajar mengajar di sekolah tersebut sangat memprihatinkan. Akibat sekolah mereka terbakar Sabtu lalu (31/08/2019), kini puluhan murid terpaksa belajar di tenda darurat. Sebagian lagi belajar di ruang perpustakaan dan ruang kesenian tanpa meja dan kursi.

Panas saat siang hari, atau kedinginan dan basah jika hujan datang, mesti dirasakan para murid. Meski tak nyaman, namun mereka terpaksa tetap bertahan, karena sembilan ruang belajar yang ada di sekolah mereka ludes terbakar.

Sementara murid yang belajar dalam ruang perpustakaan ataupun di ruang kesenian, juga tak kalah menderitanya. Tak ada meja dan kursi, sehingga para murid belajar sambil lesehan.

“Ndak nyaman, kalua siang begini panas, kalua hujan air masuk. Kami berharap pemerintah bisa membangunkan kembali sekolah kami,” ujar Zaskia, salah seorang murid.

Kebakaran yang menghanguskan sembilan ruang belajar itu, terjadi sabtu lalu sekitar pukul tiga sore. Semua murid sudah pulang sekolah, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan mencapai 700 juta rupiah.

“Untuk sementara waktu kami ungsikan dulu, di ruang perpustakaan, ruang kesenian, ruang UKS dan tenda,” kata Arlinis, kepala sekolah.

Pemerintah diminta cepat tanggap dan bisa membangunkan kembali SDN 01 ini, agar proses kegiatan belajar mengajar murid-murid kembali normal.(Eki Rafki)

Loading...