SATGAS PAMTAS YONIF 312/KH SIGAP BANTU EVAKUASI LAKALALIN TRUK TERGULING DI PERBATASAN.

Keerom – Personil Pos Kalimao Satgas Pamtas Yonif 312/Kala Hitam membantu evakuasi mobil truk pengangkut semen yang mengalami kecelakaan tunggal di Kampung Kalimao, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dankipur I Satgas Pamtas yonif 312/KH Kapten Inf Rasam dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Jumat (11/09/2020).

Rasam mengungkapkan kejadian yang terjadi pada Kamis malam (10/09) sekitar pukul 17.00 WIT baru bisa dievakuasi setelah salah satu masyarakat setempat meminta bantuan kepada personil Pos Kalimao Satgas Pamtas Yonif 312/KH yang sedang berjaga. Mendapati laporan tersebut, selanjutnya, Komandan Pos (Danpos) Kalimao Letda Inf Hassan R segera memerintahkan beberapa anggotanya untuk melaksanakan evakuasi kendaraan tersebut.

“ Lakalalin ini merupakan Kecelakaan tunggal, kemungkinan ini terjadi disebabkan karena faktor kesalahan pengemudi yang membawa kendaraan dalam keadaan mengantuk sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya” kata Rasam.

“Kendaraan jenis Mitsubishi Carter Nopol DS 9709 AF tersebut dikemudikan oleh Nasrullah dengan membawa 4 ton semen dan 10 orang penumpang, berangkat dari Abepura menuju Kampung Senggi” tambah Rasam.

Di tempat terpisah, Letda Inf Hassan R yang memimpin langsung evakuasi tersebut mengungkapkan bahwa personil Pos Kalimao yang membantu evakuasi tersebut harus menempuh perjalanan selama lebih kurang 30 menit dengan berjalan kaki menuju TKP.

“ Dari total 10 orang korban, 3 orang hanya mengalami cidera ringan dan langsung kami berikan pertolongan pertama di tempat, sedangkan 7 orang lainnya langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Senggi dengan kondisi korban ada yang mengalami patah lengan, hidung berdarah, dan gigi patah” urai Hassan.

“Diharapkan kepada para pengendara untuk lebih berhati-hati dalam mengemudikan kendaraannya, pastikan kondisi tubuh dalam kondisi fit, tingkatkan kewaspadaaan, jangan terburu-buru, karena keluarga menanti kita di rumah,” pesan Hassan. (red)

Editot: RB. Syafrudin Budiman, SIP

Loading...