Prof. DR. dr. James Tangkudung, Sportmed, M.Pd: Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Kita Jaga Imunitas Tubuh Dengan Myokines

Teks: Prof. Dr. dr. James Tangkudung Sportmed. M.Pd., Ketua Umum Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) saat diwawancarai Gus Din/Syafrudin Budiman SIP jurnalis online senior di Jl. Kertanegara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (14/09/2019). Foto: BP/dok.

Jakarta – Prof. Dr. dr. James Tangkudung, SportMed, M.Pd Dosen dan Anggota Senat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengatakan, rilis satuan tugas penanganan Covid-19 menunjukkan masyarakat  yang terinfeksi positif semakin meningkat tajam. Tentu fakta ini menjadi bukti penularan dari Covid-19 terus menjalan kemana-mana.

“Data yang masuk hingga Sabtu (26/10) pukul 12.00 siang diketahui ada penambahan 4494 kasus baru lagi yang positif terinfeksi. Sungguh ini sudah saya prediksi sebelumnya kalau pemerintah nya longgar dan masyarakat menganggap remeh Covid-19,” kata Pakar Ilmu Kesehatan Olahraga, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. Dr. dr. James Tangkudung, SportMed, M.Pd, Sabtu malam (26/09/2020) kepada wartawan senior  RB. Syafrudin  Budiman SIP (Gus Din) dalam wawancara khusus.

Prof James sapaan akrabnya, membeberkan untuk menahan laju dari covid-19 ini dengan memaksimalkan fungsi imunitas tubuh melalui Myokines. Katanya fungsi Myokines dapat meningkatkan Imun Tubuh di seluruh tubuh karena bergerak atau olah raga sehingga pedaran darah dalam tubuh yang membawa Oksigen (O2) dan zat gizi berjalan lancar.

“Ini mampu melawan dan menetralkan reaksi Biokimia dari virus Covid-19, diantaranya pada paru yaitu Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) yang mengganggu pernafasan dan turunnya Saturasi penyerapan oksigen (Silent/Happy Hypoxia) pada darah atau Hemoglobin Tubuh seluruh tubuh,” jelas Prof James

Ketua Umum Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) ini menerangkan, para peneliti menyimpulkan, bahwa ada sekitar 3000 Myokines dalam tubuh manusia. Myokines itu berasal dari sel otot yang keluar akibat kontraksi atau gerak otot manusia melalui olahraga.

“Bagaima jika kita jarang berolahraga? Ya kita harus disiplin berolahraga, sebab dengan olahraga akan terjadi sitokin yang meningkat. Ini adalah sel antibodi yang berlebihan maka harus dirubah dengan gerakan olahraga, sehingga menjadi baik bagi tubuh,” tukas pria kelahiran Menado Sulawesi Utara ini.

Sosok yang sempat disebut-sebut sebagai calon menteri di pemerintahan Jokowi-Amin ini menyarankan semua masyarakat untuk rutin berolahraga minimal 30 menit, apalagi jika sudah ada tanda-tanda seperti batuk, demam dan sesak nafas.

“Hal yang utama adalah melakukan dengan latihan pernafasan, yakni dengan menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkan lewat mulut dan memulai olah raga minimal 30 menit dengan irama atau kecepatan 60 (medium-red). Selain membiasakan untuk membuka jendela rumah pada pagi hingga siang hari agar sirkulasi udara dalam ruangan lebih segar,” terang Prof James.

Mantan Deputi di Kementerian Pemuda dan Olahraga jaman Adiyaksa Daud ini juga membeberkan bahwa olah raga apalagi diiringi oleh musik dapat menjadi pilihan, karena memicu timbulnya hormon bahagia dalam tubuh. Katanya, ada empat jenis hormon bahagia yakni: Dopamin, Serotonin, Endorfin dan Oksitosin. Selain Myokines ke-4 hormon bahagia ini juga ada dalam tubuh menusia.

“Masyarakat Indonesia tidak perlu merasa cemas dan paranoid. Terutama apabila  mendengar berita terkait covid-19 yang seolah menakutkan,” ujarnya.

Prof. James sebagai ilmuwan yang sudah membuat 23 Jurnal atau artikel ilmiahnya telah terindeks oleh Scopus ini, mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup atau ia menyebut dengan sebutan EXIT 3×3×3. Katanya, EXIT 3×3×3, pengertiannya adalah 3 hal eksternal virus masuk kedalam tubuh yaitu: melalui hidung, mulut dan mata.

“Kita perlu melakukan pencegahan dengan melakukan 3 langkah Internal meliputi: jaga jarak, memakai masker dan sering cuci tangan. Sejauh ini, ia menambahkan pengobatan yang paling baik adalah bergerak atau olah raga kalau tidak maka tubuh dibaratkan seperti selokan yang tersumbat, banyak jentik-jentik nyamuk yang berkembang atau berbagai penyakit,” paparnya.

Prof James mengutarakan ciri-ciri orang yang positif, gejalanya yang paling umum adalah demam dengan suhu diatas 38°C, batuk dan kesulitan untuk bernafas atau sesak nafas.

“Sebelum vaksin ditemukan kita melakukan vaksinansi alam saja dengan cara seperti tadi yaitu: olah raga karena dapat memaksimalkan fungsi Myokines dalam tubuh. Konsumsi air hangat agar keringat. Dan tetap melakukan protokol kesehatan selaras dengan EXIT 3×3×3,” pungkas dokter spesialis lulusan Jerman ini. (red)

Penulis: RB. Syafrudin Budiman SIP

Loading...