Prabowo Kritik Infrastruktur, Tapi Pendukungnya Pulang Naik MRT

Antrean penumpang di MRT Jakarta. (Istimewa)

TOPIKINI – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali melontarkan kritik terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dalam kampanye akbar yang berlangsung di GBK, Ahad (7/4), Prabowo kembali menuding bahwa infrastruktur memberatkan rakyat.

Prabowo menuding, biaya infrastruktur sengaja dilipatgandakan oleh oknum yang akhirnya membebani rakyat. Tapi uniknya, pidato Prabowo ini tak berpengaruh banyak kepada pendukungnya.

Dari pantauan di stasiun MRT sekitar Jalan Sudirman malah tampak sejumlah pendukung Prabowo yang memanfaatkan moda transportasi teranyar yang dibangun oleh pemerintahan Jokowi, MRT.

Tampilan ini sekaligus menjadi bantahan bahwa infrastruktur mebebani rakyat. Sebaliknya rakyat, termasuk pendukung Prabowo, lebih memilih naik infrastruktur buatan pemerintah Jokowi. Hal ini tak terlepas biaya yang jauh lebih murah bila dibanding menggunakan moda transportasi lain.

Sbagai gambaran, dari Stasiun di Lebak Bulus atau Cipete menuju GBK, biaya yang harus dikeluarkan berkisar antara Rp 8.500 hingga Rp 10 ribu (tolong dicek lagi).

“Mau pulang ke daerah Ciputat dari GBK. Tadi habis ikut kampanye 02,” ujar Muhammad Rifansyah yang mengaku memilih naik MRT karena lebih praktis dan murah.

Pandangan sang pendukung ini berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan Prabowo dalam kampanye akbar. Prabowo malah menuding infrrastruktur menyusahkan rakyat karena harganya dilipatgandakan. “Bikin infrastruktur tapi harganya dilipatgandakan,” kata Prabowo melontarkan tudingan dalam orasinya di GBK, Ahad (7/4).  (red)

Loading...