Persatuan Perantau Tapanuli dan Mandailing Berkibar di kota Padang

Rapat anggota STM Halak Hita

TOPIKINI, PADANG – Organisasi Sosial Serikat Tolong Menolong (STM) Halak Hita Kota Padang, Sumatra Barat kian eksis. STM Halak Hita Kota Padang akan mewujudkan mobil  ambulan dan tanah pemakaman.

Organisasi  Serikat Tolong Menolong (STM) Halak Hita Kota Padang, Sumatra Barat menggelar rapat tribulanan  di sekretariat STM, Jalan Jeddah Rt 03 Rw 06, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (25/3/22) malam.

Rapat tribulanan yang diikuti anggota STM dan pengurus itu, memutuskan program jangka panjang. Diantaranya, pengadaan mobil ambulan dan tanah pemakaman.

“Untuk merealisasikal ambulan dan tanah pemakaman, para pengurus dan anggota sepakat membentuk penitia pengadaan mobil ambulan dan tanah pemakaman,” ujar Ketua STM Halak Hita Kota Padang, Panusunan Lubis didampingi Sekretaris Bonar Harahap dan Bendahara Muhammad Torang Siregar.

Ketua Panitia pengadaan mobil ambulan dan tanah pemakaman, Riswan Pardede dibantu Sekretaris Tua Saman Siregar, Bendahara Madan Harahap dan humas Ramlan Siregar.

“Ambulan dan tanah pemakaman sangat urgen bagi seluruh anggota STM. Sehingga tidak perlu lagi keluarga yang meninggal di bawa ke kampung halaman atau di makamkan di Tempat Pemakaman Umum(TPU),” ujar Panusunan.

Organisasi yang diikuti ratusan Kepala Keluarga (KK) perantau asal Tapanuli dan Mandailing Sumatera Utara di Kota Padang ini telah beraktivitas lebih tiga tahun. Berbagai kegiatan sosial telah dilaksanakan di Kota Padang.

“Saat ini pengurus tengah melegalisasi STM di Kemenkumham sehingga keberadaannya diakui pemerintah,”  tambah Sekretaris Bonar Harahap.

Rapat juga memutuskan rencana berkurban di hari raya idul adha. Ketua panitia kurban Pardamean Nasution, Sekretaris Abdul RIfai Rambe dan bendahara Fachrizal  Hasibuan. Saat ini, beberapa anggota STM sudah mendaftar sebagai peserta kurban tahun ini.(rel)