Penyandang Tuna Rungu Adukan Nasib kepada Anggota DPRD Sumbar

75

TOPIKINI – Sejumlah orang yang tergabung dalam Silaturrahmi Tuna Rungu se Sumatera Barat, Senin lalu (11/01/2021) bertandang ke ruang kerja ketua Komisi I DPRD Sumbar, Syamsul Bahri. Mereka mengadukan nasib yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Menurut Hirland Bosman, fasilitator yang ikut mendampingi mereka menghadap politisi PDI Perjuangan itu, para tuna rungu ini merasa belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah secara merata, sama hak, derajat dan fungsi mereka sebagai masyarakat sosial di Sumatera Barat.

“Mereka ini juga memiliki keterampilan dan kemampuan sama dengan masyarakat pada umumnya. Perhatian pemerintah selama ini masih minim,” kata Hirland kepada Topikini melalui pesan Whatsapp.

Kepada anggota DPRD Sumbar asal daerah pemilihan Pasaman Barat dan Pasaman itu, para tuna rungu ini berharap adanya bantuan berupa modal usaha bagi mereka, agar bisa menjalankan usaha yang mandiri.

“Mereka berharap ada bantuan modal usaha perbengkelan dan pertukangan, karena mereka rata-rata memiliki keahlian, sehingga bisa menjadi penopang hidup mereka tanpa harus mengharap belas kasihan dar orang lain,” lanjut Hirland.

Setelah menerima permohonan perwakilan tuna rungu Sumbar ini, Syamsul Bahri berjanji akan memperjuangkan keinginan mereka.

“saya berjanji akan memperjuangkan aspirasi penyandang disabilitas tuna rungu ini ke Komisi V yang membidangi permasalahan sosial, jika perlu saya akan lanjutkan ke Kementerian Sosial RI,” kata Syamsul Bahri.

Kehadrian para penyandang tuna rungu ini ke DPRD Sumbar, juga di dampingi Robert Nino selaku pendamping dan pemerhati Disabilitas, serta Ibu Yenni salah satu perwakilan dari orang tua.(art)

Loading...