Pencurian Nasabah Bank Sawahlunto, Uangnya Berceceran di Jalan

TOPIKINI.COM – Warga sawahlunto digegerkan dengan terjadi pencurian terhadap salah seorang nasabah bank BRI yang baru pulang dari bank sehabis mengambil uang, Senin siang (10/04/2018). Dalam waktu cepat, Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Sawahlunto, berhasil membekuk pelaku.

Peristiwa tersebut berawal saat Fanny Hafiz, warga Sungai Durian kelurahan Durian II, baru saja kembali dari Bank BRI Sawahlunto untuk mencairkan uang tunai sebanyak Rp 40 juta, yang kemudian ia masukkan dalam jok sepeda motornya.

Setibanya di rumah dan belum sempat mengeluarkan uang tersebut, orang tua korban meminta tolong agar ia membelikan kue ke warung. Namun naas, saat ia pergi ke warung, jok motor yang ia tinggalkan di halaman rumahnya itu di congkel oleh orang tak dikenal.

Beruntung, saat pencuri sedang beraksi, ada seorang warga yang mengetahuinya dan menghardik pencuri tersebut. Tetapi, pencuri itu telah berhasil membawa amplop besar yang berisi uang korban dan langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor bersama rekannya.

Mendengar teriakan saksi, korban pun segera berlari dan berupaya mengejar pelaku pencurian dan menyempatkan diri melapor ke Polsek Barangin yang tak jauh dari rumahnya.

Atas laporan tersebut, pihak Polsek Barangin pun langsung melakukan koordinasi dengan Polsek Kota, yang langsung menyebarkan informasi tersebut ke seluruh jajarannya.

Setelah informasi tersebut menyebar, sejumlah personel Polres Sawahlunto sedang melakukan pengamanan kampanye pasangan Calon Kepala Daerah, yaitu Paslon Deri Asta – Zohirin Sayuti, di wilayah kelurahan Kubang Siraku Utara kecamatan Lembah Segar, tepatnya di Pondok Kapur, langsung bersiaga.

Seluruh personel siaga menunggu motor dengan ciri-ciri yang disebutkan sebagai pelaku pencurian. Sedangkan dari arah Barangin, sejumlah personel pun melakukan pengejaran.

Tak lama kemudian, motor yang dikendarai pelaku itupun terlihat sedang melaju kencang, dan bahkan saat hendak diberhentikan petugas, pelaku justru menancap gas motornya dan sempat membuang beberapa gepok uang yang diduga untuk mengelabui petugas, hingga akhirnya ssalahseorang petugas melemparnya dengan botol air mineral yang ada di tangannya.

Akibatnya, pencuri itu pun hilang kendali dan menabrak sebuah sepeda motor yang tengah terparkir di tepi jalan. Pelaku pencurian itupun terjerembab masuk ke got atau saluran air, hingga mengalami luka yang cukup serius. Bahkan, satu diantaranya mengalami patah kaki hingga tulang lututnya menyembul keluar.

Satu pelaku dibawa ke Rumah Sakit Umum kota Sawahlunto untuk mendapatkan perawatan, sedangkan satu orang lainnya diamankan di Mako Polres untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Sementara itu, kapolres Sawahlunto, AKBP. Zamroni Wibowo, SH, S.IK didampingi Kasat Intel AKP. Asnomi Nanda yang dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Kapolres, pelaku pencurian tersebut merupakan warga Curup Provinsi Bengkulu, dan diduga merupakan jaringan atau komplotan pencuri lintas provinsi yang kerap meresahkan warga.

“Modus pencurian itu adalah dengan mencongkel jok motor korban, dimana uang korban yang baru diambil dari bank BRI, diletakkan di jok tersebut,” terang kapolres.

Disebutkan Kapolres, diduga kuat korban sudah dibuntuti oleh pelaku yang bernama Gtr dan Efz, sejak kembali dari Bank. Dan saat ini, uang sejumlah Rp.40 juta itu telah diserahkan kepada pemiliknya.

“Saat ini salahsatu pelaku kita amankan untuk proses selanjutnya, sedangkan 2 orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri, dan saat ini masih dalam pengejaran,” ungkapnya.(tim)

Loading...