Ngabuburit dan Keliling Kota Padang Hingga Bermain Sepuasnya di Gamezone Bersama Anak-anak Panti Asuhan

95

TOPIKINI – Berbagai cara dilakukan untuk menunggu tanda berbuka puasa di Bulan Ramadhan. Salah satunya aktifitas berbeda dari yang lain, yang dilakukan salah satu komunitas sepeda motor di Kota Padang, Sumatera Barat. Mereka adalah Padang Max Owner’s, yang berbagi dengan anak anak panti asuhan di bulan Ramadhan dengan cara yang tergolong unik.

Mengawali ‘ngabuburit’, dilakukan dengan cara keliling Kota Padang, dengan mengendarai sepeda motor sambil memboncengi anak-anak Panti Asuhan Syafri Moesa, Ulu Gadut Padang, Minggu (29/04). Satu orang rider atau pengendara memboncengi satu anak panti asuhan, dengan jumlah 61 orang anak. Tak ayal lagi, para bocah yang berusia antara 5 hingga 15 tahun ini terlihat sangat girang menikmati perjalanan.

Mengawali perjalanan, personil komunitas Padang Max Owner’s melakukan star di Jalan Damar Kota Padang di Show Room Tjahaya Baru. Selanjutnya rombongan melakukan perjalanan dalam kawalan Unit BM Satlantas Polresta Padang, 70 motor yang ditumpangi anak anak panti asuhan bergerak menuju Jalan Samudera Pantai Padang. Sesampai di Gedung Kebudayaan Sumatera Barat, Jalan Samudera Pantai Padang, anak anak panti asuhan dibawa menikmati pemandangan pantai di sore hari.

Tak lama di Gedung Kebudayaan, rombongan kembali bergerak mengelilingi kota. Kali ini menelusuri Jalan Samudera hingg ke Jalan S. Parman, Ulak Karang. Di simpang Gedung DPRD Sumbar, rombongan bermotor langsung masuk ke Jalan Chatib Sulaiman dan berhenti di Masjid Raya Sumatera Barat.

Melihat kemegahan Masjid Raya Sumbar ini, anak anak panti asuhan pun banyak yang berdecak kagum. Wajar saja, lantaran banyak diantara mereka yang baru kali ini menapakkan kaki di masjid kebanggaan Sumatera Barat tersebut. Mereka pun masuk ke dalam Masjid untuk melakukan Sholat Sunat dan menunggu kumandang adzan Ashar.

“Masjidnya besar sekali, dan didalamnya sangat sejuk, sehingga sangat nyaman sholat didalamnya,” ujar Merry, salah satu anak panti asuhan, usai mengikuti sholat Ashar berjamaah. Menurut gadis cilik kelas 5 Sekolah Dasar ini, dirinya baru sekarang dia merasakan beribadah di Masjid terbesar di Sumbar ini.

Selanjutnya, rombongan Padang Max Owners yang membawa keliling kota anak anak panti asuhan dalam acara Ramadhan Charity, Berbagi di Bulan Penuh Berkah ini, kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini, para owners motor matic 150 cc tersebut membawa anak anak panti asuhan ke gamezone yang berada di Jalan Terandam Padang.

Di Gamezone kawasan Jalan Proklamasi, Terandam Padang, anak anak panti asuhan ini seolah tak sabar ingin bermain. Mereka spontan berlompatan dari motor yang ditumpanginya dan berlari masuk ke dalam area permainan. Karena lokasi tersebut memang sudah di blok untuk mereka, pengelola areal bermain hanya mengawasi saja.

Keceriaan dan kebahagiaan terlihat jelas dari wajah anak anak panti asuhan ini. Mereka dengan bebas memilih wahana permainan yang mereka suka. Mulai Boom Boom Car, hingga Trampolin dan Rumah Balon. Terutama anak anak panti yang berusia 10 tahun kebawah. Dilain hal, para anggota komunitas motor Padang Max Owners ini melihat dengan penuh haru, yang sehari kegiatan ini, di daulat menjadi kakak angkat anak anak panti tersebut.

“Kita sengaja memberikan konsep berbuka puasa bersama anak anak panti asuhan dengan seperti ini, sehingga mereka bisa merasakan kebahagiaan dan keceriaan saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,” ujar Willy Eka Putra, selaku ketua panitia. Willy menambahkan, setidaknya mereka bisa berkeliling kota dengan motor, dan ternyata disambut dengan antusias oleh anak anak tersebut.

“Selain itu, satu pengendara yang ditunjuk membawa adik adik kita ini, secara otomatis telah menjadi kakak angkat mereka, minimal selama kegiatan ini berlangsung,” kata Willy. Bahkan, diantara anak anak tersebut, terlihat sangat manja dengan para riders, yang memperlihatkan jika mereka sangat merindukan sosok orang tua seperti seorang ayah.

Tak terasa waktu berbuka puasa pun tinggal setengah jam lagi, karena keasikan bermain. Rombongan pun kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Kampus UPI YPTK Padang untuk melakukan berbuka puasa bersama. Dengan tertib, puluhan pengendara sepeda motor matic yang memboncengi anak anak panti ini asuhan langsung menuju ke Jalan Aru Lubuk Begalung Padang.

“Alhamdulillah berbuka puasa kali ini berlangsung dengan khidmat, dengan menu berbuka seperti biasa,” tutur Ketua Umum Padang Max Owners, Ikky Dani. Saat berbuka, anak anak panti asuhan disuguhi menu berbuka atau takjil seperti kolak pisang, kue basah, kurma, gorengan dan lapek bugih, tambah Ikky.

“Usai sholat magrib berjamaah, malam dilakukan dengan cara yang unik, yakni menggunakan baki bulat dari anyaman bambu dengan porsi satu baki untuk berempat orang, yang lazim disebut makan barapak,” tambah Ikky Dani lagi.

Rangkaian acara Ramadhan Charity yang keempat ini ditutup dengan pemberian santunan kepada seluruh anak anak panti asuhan Anak Mentawai ulu Gadut Padang. Satu persatu, mereka bersalaman dengan seluruh anggota Padang Max Owners sebelum dipulangkan ke Panti mereka.

Para peserta dari Panti Asuhan Syafri Moesa berharap kegiatan Ramadhan Charity IV Padang Max Owners ini terus berlanjut dengan harapan mereka kembali ikut tahun depan. Lantaran, rangkaian kegiatan yang diberikan oleh komunitas motor matic ini berbeda dengan berbuka puasa bersama dan pemberian santunan lazimnya. Selain bisa berkeliling kota naik motor, anak anak panti sangat puas ketika diajak ke wahana permainan atau gamezone sepuasnya. [relis]

Loading...