MEMPERDEBATKAN PERAN DAN KEMAMPUAN RELAWAN POLITIK?

73

Anne S. Ketum LBP
Aktivis ARJ (Aliansi Relawan Jokowi)

Fakta adalah potongan dari Kebenaran, sedangkan Kebenaran adalah kumpulan dari fakta secara utuh. Waktu kecil kita selalu diberikan ilustrasi orang-orang buta diajak ke kebun binatang untuk dapat mendefinisikan GAJAH. Masing-masing hanya menyentuh satu bagian, namun berpikir sudah mengetahui sesuatu secara utuh.

Di dunia medsos seperti sekarang, banyak sekali bertebaran FAKTA tanpa melihat KEBENARAN, yang menimbulkan banyak Persepsi. Terutama dengan adanya influencer baik yang dibayar maupun yang tidak. Gorengan dari FAKTA menjadi sangat renyah, suara kriuk nya memekakkan telinga, merangsang jari segera merespons agar tetap eksis tidak tertinggal momen. Akhirnya KEBENARAN semakin jauh dari jangkauan, tidak ada waktu cukup untuk menggali FAKTA-FAKTA lain guna utuh menjadi KEBENARAN.

Untuk dapat melihat KEBENARAN minimal, kita harus jujur setidaknya pada diri sendiri, serta mau membuka hati dalam melihat suatu hal menggunakan helicopter view.

Parpol menentukan kandidat sebagai wakil mereka dalam pemilu (pilpres, pileg dan pilkada) saling berkompetisi memperebutkan kursi kekuasaan eksekutif dan legislatif secara nasional maupun daerah.

Masyarakat yang jenuh, terbatas keterlibatannya dalam kegiatan dan pengambilan keputusan pada parpol serta muak dengan praktek-praktek klientelistik serta patronase lah yang melahirkan gerakan Relawan Politik, yaitu gerakan yang melampaui kepentingan parpol karena tumbuh dari beragam spektrum politik dengan mengedepankan kepercayaan masyarakat tanpa diperintah oleh parpol manapun.

Relawan Politik terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, bangkitnya semangat demokrasi kerakyataan yang berproses dan bergerak dari bawah ke atas, yang dianalogikan sebagai kemunculan suara rakyat sebagai suara Tuhan. Dimana dulu dengan parpol, demokrasi elitis, dimonopoli oleh sebagian elite politik sebagai pelaku utama dan penentu.

Jadi jelas bahwa Relawan Politik lahir sebagai bentuk kesadaran politik dan berekspresi dalam gerakan sosial-politik, memberi warna baru dalam politik di Indonesia, melahirkan aktor-aktor demokrasi dengan dukungan media sosial yang berkembang menjadi berbagai aksi nyata melalui kerja-kerja kreatif yang mampu melahirkan kegembiraan dalam berpolitik merubah peta kekuatan secara drastis.

Parpol sulit bergerak untuk menyapa dan merebut hati, menembus langsung pada masyarakat sebagai pemilih, apalagi, pemilih yang dikategorikan undecided voters, hal ini karena buruknya citra elit parpol dan/atau wakil mereka (politisi).

Pencapresan sosok Jokowi 2014 sebagai calon pemimpin transformatif yang mau mendengar suara rakyat dan mau berada di tengah-tengah rakyat merupakan bukti nyata hebatnya gerakan Relawan Politik yang berhasil merubah konsensus konservatif “Batu Tulis” antara elit PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra. Karena Relawan Politik bergerak menembus massa akar rumput, mengkomunikasikan dari pintu ke pintu secara sukarela, tidak elitis dengan bahasa yang sama (egaliter) bahkan lebih militan dibandingkan parpol pengusung calon wakil mereka, menjadi lengkap dengan jumlah yang masif menyebar dan menguasai di berbagai daerah serta pelosok.

Melihat peran dan implikasi keberadaan dari Relawan Politik, maka sudah saatnya Relawan Politik dapat menjadi salah satu pilar demokrasi, yaitu sebagai pengawas dan pengimbang terhadap kebijakan pemerintah. Membangun kesamaan visi dan misi dalam mengawal pemerintahan, menjadi tulang punggung gerakan sosial dan pemberdayaan masyarakat, menjadi tempat menawarkan wacana pemikiran alternatif dan turut mempengaruhi proses pelaksanaan kebijakan pemerintahan. Sebagai sumber informasi yang berguna bagi publik terutama seputar kebijakan pemerintahan. Bahkan sebagai pemimpin perubahan.

Masihkah perlu dipertanyakan peran apalagi kemampuan Relawan Politik?

Jika melihat KEBENARAN, tidak hanya penggalan FAKTA-FAKTA saja, maka tidak ada yang boleh dan berhak mempertanyakan kemampuan Relawan Politik. Apalagi hanya untuk sebuah kedudukan.

Bang Aidil Fitri sebagai Koordinator ARJ (Aliansi Relawan Jokowi) sudah layak dan sepantasnya didukung untuk dilibatkan dalam pemerintahan.

Have a good day to all of my friends.
GBU All.

Loading...