Masyarakat Demo Citra Tower Kemayoran, Dua Tahun Belum Membayar Hutang Pekerjaan Instalasi MEP

Jakarta – Citra Towers Kemayoran (CTK) merupakan sebuah gedung perkantoran eksklusif yang sedianya dibangun untuk dua towers dengan sebuah podium sebagai penyambung kedua towers tersebut.

“Tender pekerjaan Instalasi Medwanical. Electrical and Plumbing (MEP) dimenangkan oleh PI Matahari Terang Cemerlang (MTC) dengan durasi proyek dari 10 November 2017 hingga 30 September 2018. Belakangan, diketahui bahwa CPS J0 membuat beberapa tuduhan agar dapat memutus kontrak secara sepihak tanpa perlu membayar MTC sesuai kesepakatan kontrak,” teriak sang koordinator aksi.

Hari ini tgl 18 Desember pukul 8 pagi, MTC bersama kuasa hukum dan sejumlah massa telah terlihat berunjuk rasa damai di depan Gedung Ciputra World Jakarta, Jl. Prof DR. Satrio, Jakarta Selatan. Didalam pokok-pokok orasi damai ini, mereka menuntut agar Budiarsa Sastrawinata, selaku Managing Director Cita Pembina Sukses J0, agar bersedia menemui pihak MTC dan sesegera mungkin membicarakan penyelesaian kewajiban hutangnya yang terabaikan selama 2 (dua) tahun terakhir ini.

Bu Dwi yang sedang berorasi mengatakan, sekarang, Gedung CIK pun berpotensi terdampak gugatan atas penyelesaian hutang-piutang ini.

“lbarat sebuah perkawinan yang sah, Tender Pekerjaan Instalasi MEP Citra Towers Kemayoran ini sesungguhnya sama sahih-nya, dimana mulai dari tender, dokumen-dokumen kontrak proyek, bukti – bukti progress pekerjaan, material on-site, hingga tagihan pekerjaan proyek, telah dilayangkan kepada pihak CPS J0,” ujar bu Dwi saat aksi damai di depan Gedung DBS Jl. Satrio Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Diluar dugaan sebagian besar orang yang mungkin pemah tahu reputasi Pak Ciputra, dibawah ‘komando’ sang menantu Budiarsa Sastrawinatam Dimana CPS J0 dengan semena-mena, secara sepihak, telah bertindak zalim dengan tidak mengindahkan kontrak dan dengan berbagai upaya melanggar kewajiban pembayaran, berlarut-larut hingga 2 (dua) tahun.

Bu Dwi menambahkan bahwa, masih lekat dalam ingatan kita semua, belumlah genap setahun Alm.Ciputra wafat, akan tetapi borok penerusnya, Budiarsa Sastrawinata yang memimpin Citra Pembina Sukses J0, telah menebar bau kezaliman.

Bu Dewi menanyakan, apakah mungkin Budiarsa Sastrawinata telah gagal paham bahwa, ada hak banyak orang yang dilanggarnya, yang notabene adalah rakyat kecil, wong cilik saja bila dibandingkan dirinya? Atau katanya bahkan bila dibanding dengan Gruop Ciputra, tidak ada seujung kukupun?

“Bagaimana bila ada staff penjualan/pemasaran dari sebuah perusahaan supplier MTC yang dipotong gajinya tiap bulan, karena MTC menjadi belum dapat memenuhi janji pembayaran back-taback-nya. Karena CPS J0 yang telah 2 (dua) tahun belum membayar hutangnya kepada MIC? Bagaimana juga bila ada supplieryang menjadi kesulitan dalam cash flow sehingga tidak mampu memberikan kesejahtetaan yang Iebih baikkepada para karyawannya yang juga dikarenakan CPS J0 yang masih belum kunjung membayar hutang-hutangnya,” tegas Bu Dwi.

“CPS J0 dianjurkan untuk menyelesaikan kewajibannya sesegera mungkin, atau MTC akan menggugat, akankah seekor semut mampu menang melawan seekor gajah yang zalim? Wallahu a’lam bishshawab, Na’uzjubillahi mindzalik,” pungkas Bu Dwi. (Ria Kasim)

Loading...