Kornas Banten Sarankan DPRD Lebak Cerdas Berkomentar

Banten – Ketua Komite Rakyat Nasional (Kornas) Jokowi Provinsi Banten Yusuf Reza Soleman menyarankan anggota DPRD Kabupaten Lebak Imad Humaedi dari Komisi Tiga (3) agar lebih cerdas dalam berkomentar di media sosial (medsos). Menurut Yures, Imad tak boleh asal berkomentar sebelum paham persoalan terkait pemeriksaan kasus dugaan korupsi pengadaan absensi elektronik (fingeprint) yang sempat diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak.

“Sebagai anggota Dewan Imad harus lebih cerdas memahami tupoksi dan fungsi DPRD sebagai wakil rakyat. Harusnya beliau pahami dulu persoalan jangan asal berkomentar yang bisa membuat kegaduhan di saat pandemi corona.”kata Ketua Kornas Banten Yusuf Reza Soleman kepada awak media, Senin 17 Agustus 2020.

Yures menjelaskan jika Dewan salah berkomentar dan tidak sesuai dengan tupoksi DPRD, nantinya itu bisa mempermalukan dia sendiri. Kata Yures suasana pandemi ini Imad seharusnya focus bekerja dalam membuat legislasi peraturan daerah (Perda) atau melakukan pengawasan anggaran Covid-19 di Kabupaten Lebak.

“Bukan hanya mempermalukan dia sendiri, malah bisa mempermalukan institusi Dewan di Lebak. Nanti masyarakat malah ikut bekomentar DPRD, hanya segitu kecerdasan anggota DPRD. Prestasi dia juga di DPRD Lebak “terang Yusup Reza Soleman yang kerap disapa Yures.

Dikatakan Yures, Imad Humaedi anggota DPRD dari PPP yang sebelumnya berkomentar terkait proses kasus pengadaan fingerpint yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Lebak. Yures juga mempertanyakan prestasi Imad Humaedi di DPRD Lebak saat ini. Yures menyarankan agar Imad lebih belajar lagi dalam berkomunikasi, sebab masyarakat Lebak sendiri yang nanti malu punya DPRD seperti itu, apa lagi komentar yang tendensius.

“Harusnya bisa konfirmasi dulu ke pihak Kejaksaan sebelum berkomentar, Ingat warga Lebak saat ini sedang menunggu kinerja anda. Buktikan kalau Pak Imad peduli terhadap masyarakat Lebak yang sudah mengantarkan anda ke kursi DPRD Lebak.”ucap Yures.

Sebelumnya diberitakan disalah satu media lokal yang menulis DPRD Lebak mempertanyakan kelanjutan penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan mesin absesi elektronik yang sempat diperiksa Kejari Lebak. Hal itu yang membuat Ketua Kornas Jokowi Provinsi Banten angkat bicara agar Imad Humaedi anggota DPRD Lebak belajar berkomunikasi. (red)

Loading...