KONI Sumbar akan Batasi Cabor di Porprov 2020

63

TOPIKINI.COM – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat akan membatasi jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2020 mendatang.

Jika biasanya, cabor yang dipertandingkan berkisar 36 cabor hingga 38 cabor, maka kemungkinan cabor yang akan dipertandingkan hanya 23 cabor. Dasar pemikiran dari rencana tersebut adalah agar penyelenggara dapat menampakkan kualitas dari segi penyelenggaraan maupun dari segi prestasi atlet.

“Cabor yang dipertandingkan adalah yang telah berhasil meraih medali, baik medali emas, perak, maupun perunggu, pada PON yang lalu-lalu,” kata Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful. Rencana ini akan mulai dilaksanakan pada ajang pesta olahraga terbesar di Ranah Minang Porprov tahun 2020 di Kabupaten Pasaman Barat.

Ketua KONI Sumbar Syaiful mengatakan wacana tersebut merupakan buah pemikiran baru dari Pengurus KONI Sumbar, dengan tujuan bagaimana cabor yang ada di Sumbar menjadi lebih termotivasi untuk memberikan prestasi terbaik di PON.

Di samping itu, Porprov bukan sekedar ajang “parami alek” saja dengan banyaknya atlet yang bertanding, sehingga menguras kas APBD daerah dan berdampak pada minimnya kesejahteraan atlet yang bertanding.

“Ini Wacana baru bagi KONI Sumbar. Tujuannya agar cabor yang belum pernah meraih medali di PON bisa berbenah. Kami juga memikirkan kesejahteraan atlet dan pelatih. Jika cabor terbatas, maka lebih banyak dana yang diterima oleh atlet dan pelatihnya,” ungkap Syaiful.

Sebagai ganti tidak dipertandingkannya cabor di Porprov, maka KONI akan memperbanyak Kejuaraan Daerah (Kejurda) bagi cabang-cabang olahraga tersebut, agar dapat meningkatkan prestasi masing-masing.

“Ini memang baru wacana. Tapi di daerah lain seperti Jawa Barat, DKI, Jatim, Bali, Sumut, dan Riau sudah melaksanakannya. Jadi bukan sesuatu hal yang baru di Indonesia,” pungkas Syaiful. (dio)

Loading...