KN-RMI: Minta Akhiri Fitnah dan Perpecahan Sesama Anak Bangsa

29
Ton Abdillah Has Koordinator Koalisi Nasional Relawan Muslim Indonesia (KN RMI) bersama Gus Din atau Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum Presidium Pusat Barisan Pembaharuan (PP BP) dalam sebuah acara syukuran kemenangan dan konferensi pers di Jl. Slamet Riyadi 05 Matraman, Jakarta Timur, Kamis (19/04/2019). Foto: BP/dok.

TOPIKINI – Koalisi Nasional Relawan Muslim Indonesia (KN RMI) memandang pelaksanaan Pilpres 2019 yang berlangsung aman dan lancar patut disyukuri sebagai kemenangan terbesar bagi demokrasi di Indonesia. Rakyat Indonesia sekali lagi membuktikan kedewasaan dalam berdemokrasi. KN RMI juga bersyukur atas kembali terpilihnya Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia untuk periode kedua versi quick count lembaga survey politik kredibel.

“Hampir semua lembaga survey yang diverifikasi KPU untuk melakukan quick count Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf dengan margin rata-rata 10%. Meski perhitungan quick count perlu menunggu hasil resmi perhitungan manual KPU, namun secara historis nyaris tidak berbeda jauh, kami tentu meyakini selisih suara yang cukup besar sudah cukup menjadi acuan hasil Pemilu 2019,” ujar Ton Abdillah Has, Koordinator KN RMI, Senin (22/04/2019)

KN RMI menghimbau seluruh tim pemenangan dan relawan Jokowi-Ma’ruf terus menjaga proses perhitungan suara manual, sembari menghindari euforia kemenangan yang berlebihan.

“Kini, tugas kita adalah merangkul kembali seluruh komponen masyarakat Indonesia, agar bersatu kembali. Akhiri fitnah dan perpecahan politik, mari bersama membangun bangsa Indonesia,” ujar Ketua Umum Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah (MDI).

Sementara itu Dewan Pakar KN RMI,
H. Eddy Faisal, S.E., S.H., M.M., M.Ak., B.K.P., C.P.M.A meyakini periode kedua Jokowi yang didampingi Kyai Ma’ruf Amin, akan lebih tegas dan lugas dalam menyelesaikan pelbagai persoalan dan kebutuhan bangsa guna mewujudkan harapan seluruh masyarakat Indonesia.

Eddy yakin sepenuhnya, hadirnya Kyai Ma’ruf mendampingi Presiden Joko Widodo tentunya akan merefleksikan politik Islam yang santun dan menjadi Rahmatan Lil Alamiin bagi seluruh lapisan Umat Beragama di Indonesia. “Indonesia akan menjadi contoh betapa indahnya beragaman, kebhinekaan, dan kepemimpinan yang melindungi, melayani, dan tranformatif”, ujar kader Nahdlatul Ulama ini.

Menyimak proses kampanye Pilpres yang cukup keras, Eddy menyimpulkan Allah SWT telah menunjukkan kekuasaan-NYA dengan memilih kembali Bapak Joko Widodo sebagai Presiden RI dan Bapak KH Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden RI.

“Tentunya, beliau berdua harus didampingi oleh orang-orang yang handal, beriman dan bertakwa, dan memegang teguh komitmen berbangsa dan bernegara yang baik guna mewujudkan cita-cita rakyat Indonesia”, pungkasnya. (red)

Loading...