Ketua KPPS di Padang Pariaman Meninggal, ini Penyebabnya

990
Foto Almarhum saat pernikahan anaknya

TOPIKINI – Korban akibat proses pemilu yang berat kembali berjatuhan. Rabu pagi (1/5/2019), seorang ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman Sumatera Barat meninggal dunia. Korban meninggal karena kelelahan dan jatuh sakit setelah proses pemilihan yang berlangsung hingga tiga hari penuh.

Ketua KPPS tersebut bernama Irianto (65 tahun), warga kecamatan Lubuk Alung kabupaten Padang Pariaman. Sejak pagi, rumah duka terus didatangi kerabat yang hendak melayat.

Almarhum adalah ketua KPPS pada TPS 1 Kampung Durian kecamatan Lubuk Alung. Ia menderita sakit akibat kelelahan dan akhirnya meninggal dunia.

Loading...

Sebelum meniggal korban sempat dirawat beberapa hari dirumah sakit. Namun korban kemudian meminta pulang untuk dirawat di rumah saja. Setelah itu korban menghembuskan nafasnya terakhir pada hari rabu pagi dirumahnya.

Salah seorang kerabat korban, Azwar Tanjung, yang juga anggota KKPS ditempat korban bertugas, melihat kelelahan diwajah korban setelah tiga hari melakukan proses dan penghitungan suara.

“Waktu itu kami bekerja sampai subuh, kemudian ada penghitungan berikutnya di kecamatan, jadi dia nggak bias datang karena dia sudah mulai sakit, karena PPK meminta ketua, saya jemput pakai motor dan saya bonceng, sempat dibawa kerumah sakit tapi dia nggak mau dirawat,” ucap Azwar Tanjung, kerabat almarhum.

Almarhum meninggalkan tiga orang anak dan satu istri. Keseharian  almarhum dikenal sangat baik dan suka bersosialisasi dengan masarakat, hingga dipercaya menjadi ketua KPPS.(eki)