Kepsek di Padang Tolak Usulan Beasiswa PIP karena Diusulkan Caleg

TOPIKINI.COM – Belasan wali murid mendatangi Sekolah Dasar Negeri 22 Lubuk Begalung kota Padang Sumatera Barat, Senin siang (30/07/2018). Mereka mendesak kepala sekolah menandatangani surat bantuan Program Indonesia Pintar dari Kemendikbud RI.

Tandatangan kepala sekolah itu diperlukan sebagai persyaratan bagi wali murid untuk mengusulkan permintaan bantuan biaya pendidikan anak mereka ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia melalui Program Indonesia Pintar.

Salah seorang wali murid Jamil mengatakan, ia sangat berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah, untuk meringankan bebannya.

“Tadi kata kepala sekolah, karena dia punya atasan di Dinas dia ndak bisa memberikan surat rekomendasi itu, dan kami sangat berharap mendapatkan bantuan itu,” kata Jamil, salah seorang wali murid.

Sementara itu, kepala sekolah SDN 22 Lubeg mengatakan, dirinya tidak mau menandatangani surat itu dikarenakan adanya berbau politik dalam pengurusan surat tersebut.

“Warga itu meminta rekomendasi atas nama caleg untuk diusulkan dana Program Indonesia Pintar, saya berkeberatan memberikan rekomendasi karena dari sekolah kami sudah mengusulkan hampir semua siswa yang memenuhi persayaratan PIP sudah kami usulkan melalui data Dapodik, makanya saya keberatan memberikan rekomendasi karena itu atas nama caleg kemaren itu,” ucap Syafrinita, kepala sekolah SDN 22 Lubeg.

Pihak sekolah mengaku sudah mendaftarkan murid calon penerimaan bantuan PIP sebanyak 239 murid dari kelas 1 hingga kelas 6 tahun ajaran 2017 dan 2018. Sedangkan untuk murid kelas 1 periode tahun 2018 dan 2019 masih menunggu perintah pengisian data di aplikasi dapodik.

Kepala sekolah juga tidak menjelaskan siapa caleg yang dimaksud dan dari partai apa. (Ju Abdi)

Loading...