Kepala BKKBN Minta Pasanagn Usia Subur Jaga Jarak Kelahiran

TOPIKINI, MAKASSAR – Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Andi Rita Mariani meminta kepada meminta kepada masyarakat yang sudah berkeluarga untuk menjaga jarak anak pasca salin.

Dimana anak harus mendapatkan nutrisi yang optimal. Seperti yang kita ketahui bahwa periode emas pertumbuhan anak dimulai sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun.

Kalau usia dua tahun anak membutuhkan nutrisi yang lengkap. Pasalnya, jika anak tidak mendapatkan nutrisi yang tepat akan besar risikonya terserang berbagai masalah kesehatan, termasuk stunting.

Salah satu nutrisi yang harus didapatkan anak adalah ASI, dengan memberikan ASI selama 2 tahun, tumbuh kembang anak dapat berjalan optimal dan terhindar dari kemungkinan stunting. Setelah lulus ASI 2 tahun, Moms pun dapat mempersiapkan kehamilan dan nutrisi bagi calon anak selanjutnya.

“Menjaga jarak (anak) dengan kesehatan ibu. Tentu dengan memperhatikan pemberian asi,” katanya. saat melakukan sosialisasi penguatan pendataan keluarga di Desa Mangalli, Pallangga Kabupaten Gowa Sabtu (4/12/20121).

Dirinya pun menyebutkan jika ibu tidak memberikan jarak kehamilan akan kekurangan zat besi. “Asi akan tidak akan maksimal,” lanjutnya.

Sementara anggota komisi IX DPR RI mengatakan selain menjaga jarak paca salin, masyarakat diminta agar tidak menikah di usia dini.

“Terjadinya seperti ini perkawinan dini dan ini ada jalan keluarnya. Pemerintah harus mengetahui apakah cukup umur atau tidak?,” singkatnya.(art)