Kenapa Jaman Biker Pesimis Terkait Susunan Kabinet Jokowi?

24

Jakarta – Nurmansyah Ketua JAMAN Bikers (JB) pesimis terhadap susunan Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin. Presiden Jokowi dinilai tersandera oleh kepentingan partai politik, sehingga dalam memilih menteri pun tak melihat back ground (forto polio) calon menteri yang sesuai dengan bidangnya.

“Kami Relawan Jaman Biker terhadap pilihan susunan kabinet sekarang. Pak Jokowi harus kerja lebih keras lagi, sebab banyak orang yang tak layak masuk kabinet,” kata Nurmasyah mengkritik susunan kabinet Jokowi.

Menurutnya, banyak orang-orang yang tidak berkeringat (tidak berjuang) di Pilpres bisa masuk kabinet, tanpa diuji loyalitasnya. Menteri-menteri yang jelas punya prestasi pun tidak dipilih kembali.

“Sebut saja ibu Susi Pudji Astuti Menteri Perikanan dan Kedaulatan Maritim, yang punya banyak prestasi. kemudian pak Ignasius Jonan (ESDM) yang jelas prestasinya dalam capaian positif terkait kemandirian Energi dalam negeri, seperti kebijakan BBM satu harga, amendemen kontrak seluruh pemegang Kontrak Karya (KK) dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), kepastian pengelolaan blok-blok raksasa seperti Blok Masela, Blok Mahakam dan Rokan. Rasio elektrifikasi yang terus meningkat dan telah mencapai 98,81% atau telah meningkat 14,5% dalam 5 tahun terakhir,” terang Nurmansyah.

JAMAN Bikers (JB) sangat pesimis dengan susunan kabinet Indonesia Maju ini, ditambah lagi dengan masuknya salah satu elite TKN yang mengaku berkeringat, padahal sudah jelas bahwa relawan berjuang tanpa bantuan TKN.

“Relawan berjuang dengan logistik pribadi masing-masing tanpa bantuan TKN,” pungkasnya. (red)

Loading...