Ilkos, Warga Solok Sulap Paralon bekas jadi Lampu Hias nan Cantik

74

TOPIKINI – Potongan paralon yang sudah tidak terpakai ternyata bisa dimanfaatkan menjadi sebuah karya seni bernilai tinggi. Seperti yang dilakukan oleh Ilkos Putra, salah seorang warga di daerah Simpang Rumbio kota Solok. Potongan paralon, disulapnya menjadi lampu hias cantik.

Keisengannya membuat sebuah karya seni dari potongan paralon, berawal saat dirinya memberikan hadiah kepada sang istri yang kala itu sedang ber ulang tahun. Namun ternyata, usaha yang kemudian dia tekuni, membawa berkah bagi diri dan keluarganya. Saat ini, Ilkos bisa meraup uang hingga ratusan ribu rupiah perminggu dari hasil karyanya itu.

Berbagai macam bentuk hiasan menarik pun dihasilkannya dari olahan potongan paralon tersebut, seperti lampu tidur, lampu gantung, lampu dinding dan lain sebagainya.

Awalnya, untuk mengerjakan satu jenis hiasan, bapak dua anak ini  menghabiskan waktu tiga hingga empat hari. Namun karena sudah terbiasa, saat sekarang, dirinya hanya membutuhkan waktu emapt hingga lima jam saja.

Dalam proses pembuatannya Ilkos menggunakan peralatan sederhana dan seadanya. Seperti bor kecil, solder api dan ampelas.

Untuk menghasilkan sebuah karya, Ilkos mengawalinya dengan membuat disain dan motif yang diinginkan, kemudian dilanjutkan pengerjaan tersebut dengan melubangi bagian bagian pralon, sesuai dengan motif. Agar bekas bor terlihat rapi, Ilkos menggunakan solder api. Pada tahap finishing, Ilkos menggunakan amplas, agar permukaan paralon terlihat halus dan rata.

“Awalnya iseng-iseng saja, kebetulan istri saya waktu itu sedang ulang tahun, saya bikin kado ulang tahun, karena kalua kado yang dibeli atau kue-kue itu sudah biasa, maka saya bikin lain dari yang lain,” kata Ilkos Putra, kepada Topikini Jumat (19/07/2017).

Sejak melakoni usahanya pada awal tahun 2019, mantan karyawan di salah satu toko yang menjual peralatan telekomunikasi ini mengaku jika banyak warga masyarakat yang tertarik dengan kerajinan yang dikerjakannya. Faktanya, setiap minggu, dirinya memperoleh pesanan enam hingga sepuluh buah kerajinan.

Karya seni yang dibuat Ilkos, tak dijual dengan harga tertentu, tapi dijual dengan yang sangat terjangkau. Hanya saja, kerajinan dengan motif yang rumit, dijual sedikit lebih mahal dibandingkan kerajinan yang mempunyai motif sederhana.

Untuk benda dengan motif yang sederhana, dijual dengan harga Rp 50.000. Namun untuk motif yang rumit, Ilkos menjualnya hingga Rp 500.000,- per buah. (Garnadi)

Loading...