Dede Indra Permana: Jaga Bhinneka Tunggal Ika sama dengan Jaga Indonesia

30

TOPIKINI, PEMALANG – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya persatuan dalam keberagaman, Dede Indra Permana, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Minggu (19/05/2024) menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Pemalang, Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, dan perwakilan komunitas adat.

Dalam sambutannya, Dede Indra Permana menekankan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol keberagaman yang harus dijaga untuk memperkuat persatuan bangsa.

“Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya sekadar slogan, tetapi merupakan jiwa dari kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia,” ujarnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, anggota Komisi III DPR RI itu menjelaskan bahwa dalam konteks sosial dan politik, Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan untuk menghargai perbedaan dan menjaga kerukunan antar-etnis, agama, serta budaya.

“Kita harus senantiasa mendorong dialog dan toleransi antarberbagai kelompok di masyarakat agar Indonesia tetap kuat dalam keberagaman,” tambahnya.

Acara ini juga bertujuan untuk mendalami nilai-nilai empat pilar kebangsaan lainnya, yaitu Pancasila, UUD 1945, dan NKRI. Partisipasi aktif dari masyarakat setempat dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan dan komitmen untuk bersama-sama membangun persatuan yang kokoh di tengah perbedaan.

Para peserta dari berbagai lapisan masyarakat menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat semangat persatuan bangsa. Mereka sepakat bahwa pemahaman mendalam terhadap empat pilar kebangsaan merupakan kunci untuk menjaga Indonesia tetap bersatu dalam dinamika sosial dan politik yang ada.

Dede Indra Permana berharap bahwa sosialisasi ini tidak hanya menjadi momen singkat, tetapi akan berlanjut dalam upaya menjaga persatuan bangsa di berbagai daerah di Indonesia.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mewarisi dan memperkuat kebersamaan yang telah dibangun oleh para pendahulu kita,” pungkasnya dengan penuh harap.(art)