Darurat Narkoba, KAMIJO Akan Gelar Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba

43
Teks: Rapat Koordinasi Terbatas Gumilar Abdul Latif Ketua Umum DPP Lembaga KAMIJO bersama Nurdiasyah, SH, MM (Sekretaris KAMIJO DPW Banten), Gus Din (Ketua DPW KAMIJO Jawa Timur) dan Yanto (Ketua DPW KAMIJO Yogyakarta) di Jade Park Serpong B5, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (24/12/2019). Rapat ini dalam rangka rencana kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba di beberapa Kota/Kabupaten. Foto: KAMIJO/dok.

Tangerang Selatan – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Kader Militan Jokowi (DPP KAMIJO) akan menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba di beberapa Kota/Kabupaten. Rencana acara ini bertujuan membantu pemerintah dalam hal ini Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka pencegahan dan penanganan bahaya narkoba.

Hal ini disampaikan Gumilar Abdul Latif Ketua Umum DPP KAMIJO saat ditemui di kantornya Jade Park Serpong, Blok B5, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (24/12/2019). Program di diskusikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas bersama Nurdiasyah, SH, MM (Sekretaris KAMIJO DPW Banten), Gus Din (Ketua DPW KAMIJO Jawa Timur) dan Yanto (Ketua DPW KAMIJO Yogyakarta).

“Terkait dengan Acara Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba, Insya Allah akan di laksanakan secara road show di beberapa Kota/Kabupaten di berbagai propinsi. Dimana diawali di Kota Tangerang Selatan, Propinsi Banten terlebih dahulu,” kata Gumilar sapaan akrabnya.

Kata dia, kegiatan ini selanjutnya akan di gelar di Kota Solo, Kota Yogyakarta, Kota Surabaya, Kabupaten Lombok Timur dan Kota/Kabupaten lainnya. Lanjutnya, KAMIJO di beberapa propinsi siap menggelar kegiatan positif ini, yang mana targetnya adalah kalangan muda dan pelajar.

“Indonesia sampai saat ini masih masuk darurat narkoba dan menjadi pasar narkoba dunia. Kalau pemerintah didukung masyarakat mengkampanyekan narkoba, tentu akan berhasil. Sebab jika generasi muda dan pelajar rusak oleh narkoba, maka generasi bangsa juga akan rusak masa depannya,” jelas Gumilar.

Terakhir katanya, DPP KAMIJO akan mengundang dan melibatkan semua instansi pemerintah dalam kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba. Baik pihak istana negara, pemeritah propinsi, pemerintah kabupaten, BBN pusat, BNN propinsi dan BNN kabupaten/kota.

“Kami juga akan menggandeng sekolah-sekolah, pesantren, universitas dan pihak sponsorship yang peduli akan bahaya narkoba. Saatnya narkoba diberantas dan korbanya diberikan pembinaan,” pungkas Gumilar pria asal Pulau Ular, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini. (red)

Loading...