Dalam setiap kerusuhan, Biasanya ada Mastermind, Donatur, Korlap, dan para Pelaksana (pion2)

22
Ilustrasi

TOPIKINI – Mastermind bisa satu orang, bisa juga satu kelompok’ thinker’/ thinktank group. Motif yg mendasari bisa karena pertimbangan politik lokal, bisa juga dalam konteks menerjemahkan skenario politik Internasional /negara lain, bisa juga kombinasi motif lokal dan internasional.

Donatur tentu orang atau sekelompok tajir, yang setuju dengan konsep si Mastermind. Bisa juga org /kelompok swasta yg punya kepentingan bisnis terhadap tujuan Mastermind. Kenapa perlu donatur ? Perusuh di Indonesia klo makan siang masih butuh nasi rames atau nasi padang Bro ! Blom lg ngopi dan rokok.Blom logistik 2 yg lain.

Korlap tentu orang yg masih gesit atau cekatan, punya leadership atau berkarisma thdp anakbuah. Motif bisa karena bisnis semata / profesional atau punya jg rasa frustrasi atau dendam.

Jaman sekarang mungkin ditambah PR, yg menyebarluaskan via sosmed ,dengan ditambah narasi sensasi, hoax dan edit2 photo/gambar supaya menimbulkan dampak sensasi emosional dan simpati dikalangan masyarakat.

Jaman internet spt sekarang, peran PR sangat stratejik, karena bisa menyebarluaskan keseluruh penjuru dunia dan membawa dampak simpati global. Mastermind dengan PR bekerjasama erat, krn PR lah yg akan menjalankan strategi kerusuhan Mastermind di dunia maya.

Ditengah jalan, kadang bisa juga ikut nimbrung beberapa orang atau kelompok yang mencari keuntungan ditengah kerusuhan atau kekisruhan.

Yang paling ringan, tukang jual Aqua dan teh botol atau gorengan.he he he. Yg nakal tukang copet atau rampok toko. Yg jahat adalah kelompok yg punya agenda lain atau skenario lain….tentu ujungnya merebut kekuasaan atau hanya sampai target transisi, menunjukkan bahwa aparat atau Pemerintah lemah dan tidak mampu.

Jaman kini sudah tdk musim, negara lain melakukan agresi militer langsung ke negara yang dituju. Cukup “create” saja huru hara internal bekerjasama dgn proxy /mitra lokal. Kemudian dgn alasan melindungi hak azasi manusia dan adanya penindasan oleh rezim , baru negara lain mengirimkan tentaranya sebagai ‘pembela kaum yg ditindas atau minimal pasukan pendamai. Seperti yg dilakukan Australia di Timor-Leste.

” Aaah sok tau loe !!”
” He he ga usah jadi pinter Bro, cukup rajin baca berita dan sering nonton film Hollywood he be he. skenario beginian selalu terjadi di Amerika latin, Afrika, Timur tengah dan Asia ”

Saya yakin pihak kepolisian dan BIN sdh khatam soal yg beginian. Sudah memiliki peta potensi Konflik/kerusuhan Nasional.

Selayaknya kita tidak terlalu reaktif apalagi emosional, menanggapi beberapa kejadian belakangan ini, Bukankah itu yg diharapkan si “mastermind” , adanya kerusuhan dan konflik horizontal yg akan dihebohkan ke dunia Internasional.

Kita amati dan analisa semua rangkaian peristiwa dengan kepala dingin, siapa tau kita bisa meraba suatu skenario besarnya.

Semoga negeri kita senantiasa dilindungi Allah SWT mampu melalui berbagai cobaan, konflik vertikal maupun horizontal. (Grup Facebook Diskusi dengan Babo)

Loading...