BUKAN FOGGING, INI CARA SATGAS PAMTAS YONIF 312/KH CEGAH PENYEBARAN MALARIA DI PAPUA

33

Keerom – Dalam rangka mencegah penyebaran Malaria, Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 312/KH melakukan penyemprotan cairan insektisida anti nyamuk terhadap seluruh bangunan Pos Kout di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua. Senin (07/09/2020)

Hal tersebut disampaikan Dantonkes Satgas Yonif 312/KH Lettu Ckm Fauzi End Mulia dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Selasa (08/09/2020).

Diungkapkan Fauzi Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian dan masih merupakan endemis di sebagian besar wilayah Indonesia salah satunya adalah Provinsi Papua, dimana keterbatasan pengetahuan tentang epidemiologi malaria menjadi hambatan dalam menanggulangi malaria

“Untuk itu kami bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten Keerom untuk pencegahan malaria ini, salah satunya adalah dengan upaya penyemprotan larutan insektisida pengendali vektor nyamuk Anophles penyebab penyakit Malaria” Ucap Fauzi.

Bahan yang digunakan berupa bubuk konsentrat yang merupakan insektisida residual untuk mengendalikan nyamuk vektor malaria, bahan ini juga merupakan satu-satunya insektisida residual yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya resistensi pada nyamuk. Adapun cakupan yang disemprot adalah rumah atau bangunan meliputi permukaan dinding, baik dinding yang terbuat dari bata, anyaman bambu, kayu/triplek, maupun bahan dasar lainnya.

“Tentu saja nyamuk yang menempel pada permukaan yang disemprot tersebut akan mati, sehingga diharapkan cara ini lebih efektif untuk mencegah penyebaran malaria, perkiraan ketahanannya lebih kurang 3 bulan” tambah Fauzi.

Tentu saja untuk mencegah penyebaran malaria tidak cukup hanya dengan penyemprotan insektisida anti nyamuk tersebut, namun juga diperlukan pola hidup bersih baik kebersihan badan maupun kebersihan lingkungan. (red)

Editor: RB. Syafrudin Budiman, SIP

Loading...