Betty Shadiq ajak Siswa-Siswi SMAN 1 Rambatan Bentengi diri dari Pengaruh Narkoba

9

TOPIKINI – Badan Nasional Kependudukan dan Keluarga Berencana menggelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja melalui Genre Ceria Tahun 2019 Provinsi Sumatra Barat, Selasa (09/04/2019) di SMAN 1 Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Acara ini dihadiri Oleh Ibu Betty Shadiq Pasadigue, anggota Komisi IX DPR RI sebagai narasumber.

Sebagai anggota dewan yang berasal dari daerah pemilihan Sumbar Satu, termasuk kabupaten Tanah Datar, Mantan Istri Bupati Tanah Datar 2 Priode ini mengaku senang di sambut oleh para siswa-siswi generasi penerus bangsa di kampung halamannya.

Kepala sekolah, para guru dan seluruh siswa, terlihat sumringah dengan kehadiran Ibu Betty di sekolah mereka. Sebab, jarang ada anggota DPR RI mau berkunjung ke sekolah mereka, selain anggota fraksi partai Golkar itu.

Betty hadir mewakili Komisi IX yang bermitra langsung dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Dalam sambutannya, Betty menghimbau agar generasi harapan bangsa ini tidak terjerumus kepada kenakalan remaja, seks bebas dan narkoba.

“Siswa-siswi SMAN 1 Rambatan ini adalah anak-anak saya, saya selalu mohon agar jangan tergiur dengan narkoba, seks bebas ataupun pernikahan dini, karena itu semua bisa merusak masa depan ananda,” ucap Betty saat menyampaikan pidatonya.

Selain itu, Betty juga mengajak agar anak muda milenial ini terus meningkatkan prestasi untuk mencapai cita-cita setinggi langit.

“Anak-anak SMAN 1 Rambatan ini harus bisa meningkat kan sumber daya manusia di era globalisasi, persaingan sangat ketat di perekonomian asean, bagaimana kedepannya Indonesia tergantung bagaimana anak-anak saya ini menjangkau prestasinya setinggi-tingginya,” tambahnya.

Sementara itu, istri Shadiq Pasadigue ini mengajak anak-anak SMAN 1 Rambatan juga meramaikan mesjid dengan kegiatan-kegiatan kerohanian untuk membentengi diri dari pengaruh-pengaruh negatif.

“Saya ajak anak-anak SMAN 1 Rambatan ini meramaikan mesjid dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, ataupun kegiatan sosial lainnya, agar bisa membentengi diri dari pengaruh negatif juga budaya asing yang tak sesuai dengan budaya ketimuran kita,” tutup Betty mengakhiri sambutannya.(art)

Loading...