Ardiansyah Saragih Ketum SM Jamin Optimis Idham Aziz Berhasil Sebagai Kapolri

27

Jakarta – Ardiansyah Saragih Ketua Umum DPP Sahabat Muslim Jokowi-Amin (SM Jamin) sangat optimis dan yakin Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si. sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) berhasil membangun Polri yang positif dan melindungi rakyat Indonesia. SM Jamin juga mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Kapolri Idham Aziz di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 1 November 2019, pukul 09.30 WIB.

“Saya optimis dan yakin Kapolri Idham Aziz bisa membawa kapolri lebih baik lagi. Beliau dikenal polisi yang cekatan bekerja dan santun dalam sikap,” ujar Ardiyansah Saragih saat dihubungi, Jumat (01/11/2019).

Dirinya, juga berharap Kapolri yang baru terus bekerja maksimal memberantas tindak pidana kejahatan kriminal, cyber crime, pencucian uang, korupsi, perusakan lingkungan, traffacking/perdagangan anak dan perdagangan perempuan. Bahkan, bisa menangkap kejahatan terorganisir lainnya, baik judi online, prostitusi, narkotika dan psikotropika.

“Kejahatan-kejahatan modern perlu juga ditangani secara menyeluruh untuk melindungi semua masyarakat Indonesia. Termasuk perbaikan internal di kepolisian yang lebih profesional dan akuntable,” terang Ardiansyah.

Katanya, sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/Polri Tahun 2019 tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Idham Azis dilantik menjadi Kapolri. Dimana dasar pelantikan tersebut dibacakan terlebih dahulu oleh Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto.

“Selamat bekerja dan sukses selalu buat Pak Idham Aziz sebagai Kapolri yang baru. Rakyat Indonesia menunggu gebrakan positif Pak Idham Aziz,” ucap pengacara muda ini.

Pelantikan Kapolri Idham Aziz

Sebelumnya, Kepala Negara mengambil sumpah jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia sebelum penandatanganan Berita Acara Pengangkatan Sumpah Jabatan dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang bertindak selaku saksi.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tri Brata,” ucap Presiden saat mendiktekan sumpah jabatan yang diikuti oleh Idham Aziz.

Dalam acara pelantikan tersebut, Idham Aziz juga memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari yang sebelumnya Komisaris Jenderal Polisi menjadi Jenderal Polisi. Kenaikan pangkat tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 98/Polri Tahun 2019 tentang Kenaikan Pangkat Dalam Golongan Perwira Tinggi Polri.

Penanggalan dan penyematan tanda pangkat baru Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada Idham Aziz dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Sehari sebelum dilantik, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan pengajuan Idham Aziz menjadi Kapolri dalam rapat paripurna Masa Sidang I Tahun 2019-2020 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2019. (red)

Loading...