ABORSI ILEGAL TERJADI LAGI DI RUMAH JALAN PASEBAN

31

Jakarta – Minggu, (16/02/20) terjadi penangkapan di jalan PASEBAN untuk kasus rangkaian aborsi ilegal. Para warga digegerkan dengan penggerebekan rumah yang dijadikan sebagai klinik di PASEBAN daerah Senen Jakarta Pusat. Warga sekitar selama ini mengira rumah tersebut hanyalah rumah biasa yang dianggap sepi.

Klinik yang didatangi dengan mobil dan motor ini terkesan hanya klinik biasa yang berobat untuk kesembuhan. Namun setelah pasukan polisi mendatangi dan melakukan penggerebekan ini barulah warga dikagetkan dengan tertangkapnya tiga pelaku utama sebagai tersangka yaitu R A berperan sebagai Dokter, I sebagai Bidan dan R sebagai marketing.

Praktek klinik telah merenggut 900 janin dalam 21 bulan dengan  omset sampai lima milyar dari data yang  dilansir di klinik tersebut.

Sebagai saksi warga sekitar bernama candra menyampaikan kepada Barisan Pembaharuan bahwa kondisi rumah tersebut selama ini hanya sebagai klinik biasa karena tidak ada yang patut dicurigakan dan orang-orang kliniknya tergolong tertutup sehingga kamipun merasa tak terganggu.

Tindakan aborsi ini menyalahi Undang-Undang Kesehatan Pasal 75 ayat 2 yang mengatur tentang aborsi diambil sebagai langkah akhir setelah mendapatkan penasehatan pra tindakan dan atau konseling.

Sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan siapa saja yang terlibat dan motif dari seorang tersangka yang pernah menjadi residivis dengan perkara yang sama serta penjeratan pasal yang dapat memberatkan para tersangka.

Meika Ardhianto

Loading...