377 Orang Penghafal Al Qur’an di SMA 1 Padang Diwisuda

292

TOPIKINI.COM – Jika biasanya hanya sekolah agama islam, pesantren atau rumah tafiz quran yang mewajibkan murid-muirdnya hafal ayat-ayat alquran, tidak demikian halnya dengan SMA Negeri 1 Padang, Sumatera Barat. Seluruh muridnya, yang beragama islam, wajib menghafal Alquran. Ada yang hafal satu jus, hafal dua juz, bahkan ada yang hafal hingga 15 juz.

Ini adalah prosesi wisuda hafal Alquran di SMA Negeri 1 Padang, hari Sabtu (21/4) pagi. Para murid yang sudah hafal Al quran, diuji lagi oleh tim penguji, yang didatangkan dari luar sekolah. Tim penguji membacakan potongan ayat-ayat suci Al quran, dan murid diharuskan meneruskan bacaan ayat tersebut.

Ada 377 orang murid SMA 1 Padang yang diwisuda hafiz al quran tahun ini. Mereka terdiri diri dari kelas satu hingga kelas tiga. Aturannya, kelas satu wajib hafal satu juz yaitu juz 30, kelas dua wajib hafal dua juz yaitu juz 30 dan juz 1, sedangkan kelas tiga wajib hafal tiga juz yaitu juz 30, juz 1 dan juz 2. Namun kenyataannya, banyak murid-murid yang hafal lebih dari tiga juz. Ada yang hafal lima juz, ada yang 10 juz, bahkan ada yang sampai hafal 20 juz.

Hafiz Al quran merupakan kegiatan ekstra kurikuler yang diwajibkan kepada murid-murid SMAN 1 Padang yang beragama islam. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 2012, ini adalah wisudah hafiz Alquran yang kelima kali.

“Kami memiliki banyak murid-murid yang hafal Al quran hingga 5 juz, 7 juz hingga 10 juz. Ada juga yang hafal 30 juz,” kata Nukman, Kepala Sekolah SMA 1 Padang.

Salah sati hafiz terbaik, Salsabila, yang hafal 15 juz, mengatakan bahwa dirinya setiap hari menghafal ayat-ayat Al quran, dan kemudian menyetorkannya kepada ustadz. Bahkan terkadang, pulang sekolah sampai jam 6 sore. Semua dilakukan agar hafalan ayatnya bertambah setiap hari.

“Setiap hari saya setor ayat, untuk diujikan. Itu semua saya mulai sejak saya masuk SMA 1 Padang in. Alhamdulillah saya bisa hafal 15 juz,” ujar Salsabila, wisudawan terbaik hafiz Al quran SMA 1 Padang.

Wisuda hafiz quran berlangsung layaknya prosesi wisuda sarjana. Para murid yang akan diwuda memakai toga, dipanggil satu persatu, dan disebutkan jumlah juz yang sudah dihapal. Para orang tua murid pun menyaksikan anak mereka diwuda dengan rasa haru dan bangga.

Pihak sekolah mengharapkan dengan kemampuan para murid yang hafal alquran, dapat menjadi benteng bagi diri mereka dalam pergaulan sosial mereka, sehingga tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang merusak. (dio)

Loading...