topikini.com@gmail.com

Tak Terima Klaim Lehar CS, Warga Forum Nagari Tigo Sandiang Mengamuk

TOPIKINI.COM – Puluhan warga dari enam kelurahan di KecamatanKoto Tangah, Padang, Sumatera Barat, yang tergabung dalam Forum Nagari Tigo Sandiang, merusak rumah dan membakar pondok-pondok serta ban-ban bekas di Jalan By Pass Kilometer 16 Padang, Kamis (7/12) sore. Mereka marah karena lahan tersebut adalah tanah fasum yang diklaim sepihak oleh Lehar cs sebagai milik mereka.

Sebuah pondok-pondok beratap rumbia, dan sebuah rumah semi permanen dirusak warga yang mengamuk karena ulah Lehar cs, yang mengklaim lahan tersebut sebagai miliknya di Jalan By Pass KM 16 Padang. Padahal sepengetahuan warga, lahan tersebut adalah tanah fasum milik masyarakat umum.

Bukan itu saja, mereka juga membakar ban-ban bekas di lokasi tersebut. Tidak ada penghuni di rumah dan pondok-pondok tersebut karena selama ini hanya dijadikan tempat istirahat sementara para tukang yang bekerja di bengkel, dan pekerja proyek pelebaran jalan raya by pass.

Yang membuat warga marah adalah karena adanya tulisan yang menyatakan bahwa lahan tersebut adalah milik Lehar cs. Tulisan dari papan tersebut juga sudah dibakar warga.

Warga dari enam kelurahan yang tergabung dalam Forum Nagari Tigo Sandiang berperkara dengan lehar cs tentang kepemilikan tanah. Lehar cs mengklaim memiliki lahan 750 hektar yang tersebar di enam kelurahan di Kecamatan Koto Tangah. Padahal, batas-batas kepemilikan yang diklaim lehar cs tersebut tidak jelas.

“Ini jelas pelanggaran yang tidak boleh dibiarkan oleh aparat. Ini namanya okupasi. Dasar hukumnya tidak ada. Mereka mengklaim sebagai miliknya, sedangkan tidak ada keputusan bersifat kondemnator dari pengadilan. Kondemnator artinya bersifat menghukum,” kata Rahmat Wartira, kuasa hukum warga.

ban bekas dibakar warga

Warga geram karena pihak Lehar cs terus-menerus melakukan provokasi sepihak. Enam kelurahan yang bergabung tersebut adalah Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kelurahan Bungo Pasang, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kelurahan Kurao Pagang, Kelurahan Aie Pacah dan Kelurahan Sungai Sapih.

Walau tidak ada polisi yang mengamankan lokasi, aksi akhirnya berhenti sendiri setelah api padam. (dio)

Loading...

Tinggalkan Balasan