Rekonstruksi Pembunuhan, Pisau Disiapkan Tersangka di Semak-Semak

TOPIKINI.COM – Peristiwa pembunuhan yang dilakukan Afdhal, 22 tahun, seorang preman terhadap Heru, 29 tahun, juga seorang preman, direkonstruksi ulang oleh Aparat Polsek Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, Rabu (23/8) siang. Dari rekonstruksi tersebut diketahui bahwa tersangka sudah menyiapkan pisau yang disembunyikan di rerumputan.

Tersangka datang ke pos warga RW Sepuluh, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Padang, berboncengan dengan dua orang temannya. Kedatangan mereka untuk menemui Heru, yang sedang duduk-duduk di pos warga bersama pemuda lainnya. Begitu heru datang menghampiri, langsung dipukul dan ditendang oleh dua orang pelaku lainnya yang kini masih buron, hingga jatuh terjungkang.

Tersangka Afdhal kemudian turun dari motornya dan menuju semak-semak untuk mengambil sebilah pisau yang sudah disiapkannya. Afdhal langsung menusuk heru di bagian leher hingga tewas di lokasi kejadian. Melihat korbannya tak bergerak, tersangka dan temannya kemudian kabur.

Usai membunuh, afdhal sempat kabur ke sumatera utara, namun kemudian berhasil ditangkap polisi. Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi tanggal 16 Mei 2016 lalu. Motifnya karena dendam. Menurut pengakuan pelaku, korban sering mengganggu cewek-cewek di kompleks tersebut. Termasuk adik tersangka yang sering diganggu korban.

“Motifnya dendam. Sedangkan tujuan kami melaksanakan rekontruksi adalah untuk memperjelas antara pengakuan tersangka di dalam BAP dengan kondisi di lapangan,” ujar Kompol Arsyal, Kapolsek Koto Tangah.

Polisi masih mengejar dua orang pelaku lainnya. Petugas kejaksaan juga menyaksikan rekonstruksi yang dijaga ketat polisi tersebut. (dio)

Loading...
BAGIKAN

Apa pendapat anda tentang berita ini.?