topikini.com@gmail.com

Puluhan Guru Honor Mengadukan Nasib ke DPRD Sumbar

TOPIKINI.COM – Puluhan guru honor di Sumatera Barat, mengadukan nasibnya kepada anggota Komisi V DPRD Sumatera Barat, Hari Senin (20/11). Mereka meminta kepada anggota dewan untuk memperjuangkan nasib mereka agar diangkat sebagai pegawai negeri sipil (ASN), ditingkatkan kesejahteraannya dan dipermudah dalam pengurusan sertifikasi guru.

Aksi para guru honorer ini dilakukan menjelang peringatan Hari Guru Nasional tanggal 25 November mendatang. Mereka tergabunbg dalam Forum Honorer Kategori 2 Sumatera Barat. Banyak hal yang mereka sampaikan kepada para anggota dewan tersebut, terkait nasib mereka yang masih terkatung-katung.

Antara lain mereka meminta agar para guru honor di Sumatera Barat yang jumlahnya mencapai 6.437 orang, yang terdiri dari guru taman kanak-kanak hingga guru SMA, diangkat menjadi pegawai negeri sipil (ASN).

Selain itu, mereka juga meminta agar kesejahteraan mereka ditingkatkan karena masih ada guru-guru honor di kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat, yang menerima honor 200 ribu hingga 600 ribu perbulan. Terakhir mereka meminta agar dipermudah dalam pengurusan sertifikasi guru.

“Kami meminta agar diangkat sebagai ASN, kemudian ditingkatkan gaji kami, serta dimudahkan pengurusan sertifikasi yang selama ini terhambat dibirkorasi kepala daerah,” kata Abuzar, Ketua Forum Guru Honorer Sumatera Barat.

Setelah mendengar aspirasi dari para guru honorer tersebut, Komisi V akan memperjuangkan agar semua tuntutan guru honor tersebut dipenuhi.

“Kami akan berusaha memperjuangkan sampai ke pemerintah pusat moratorium ASN dicabut. Kemudian mengangkat para guru honor sebagai ASN, serta ada peningkatan kesejahteraan guru, minimal setara UMP,” ujar Hidayat, Ketua Komisi V DPRD Sumbar:

Komisi lima akan menyampaikan hasil pertemuan tersebut kepada kementerian pendidikan dan kebudayaan, serta kementerian pemberdayaan aparatur negara reformasi birokrasi dengan harapan dapat dipenuhi. (dio)

Loading...

Tinggalkan Balasan