topikini.com@gmail.com

Polisi Ringkus 7 Orang Kawanan Begal di Sijunjung

TOPIKINI.COM – Tujuh orang anggota kelompok kawanan begal atau pencurian dengan kekerasaan (CURAS), berhasil dibekuk polisi di Sijunjung. Kawanan begal tersebut, beraksi memangsa korbannya yaitu sopir truk tangki yang bermutan CPO minyak sawit, Zulbakri (55th) salah seorang warga Sungai Dareh kecamatan Pulau Punjung ,Kabupaten Dharmasraya.

Dalam acara gelar kasusnya Kamis (30112017), Kapolres Sijunjung, AKBP. H. Imran Amir,SIK,MH, mengatakan Curas tersebut dilakukan ketujuh orang tersangka di jalan lintas Sumatera di nagari Siaur, kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung berapa bulan lalu.

“Dengan adanya peristiwa itu, kami membuat Tim Penindak Pelaku Curas tersebut,” ucap Kapolres.

Kapolres menambahkan, dalam berapa minggu tim berhasil menangkap satu persatu kelompok kawanan begal tersebut.

Empat diantaranya bernama Syafri Yanto (45 th), warga Situjuah Limopuluh Kota, Nopri Wandi (41 th) warga Lubuk Selasih, Solok, Mugiono (29 th) warga Nambangan Garabak, Purworejo Jawa Tengah, Pebri Putra (saat ini DPO) warga Lampung. Ke-empat pelaku tersebut adalah eksekutor Curas.

“Saat beraksi, korban tersebut di sandera dan di lakban, kemudian korban di tembak setelah itu korban di buang oleh pelaku di salah satu daerah. Tidak itu saja, truk tangki korban isinya minyak cpo sawit di salin dengan truk tangki yang sudah di siapkan oleh pelaku,” jelas AKBP.H.Imran Amir,Sik,MH.

Satu tersangka terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur

Tersangka lainnya, yakni Anggi Junaidi (31th), warga Kototuo Plutan Harau Limopuluh Kota, Monza Mora (40 th), warga Kampung Jua, Lubeg Padang, Mono Hermanto (36 th), warga Sibisir Timbulun, Tanjung gadang Sijunjung dan Abdurahman (38 th), juga warga Sibisir Tanjung gadang.

“Barang bukti yang telah kita amankan, satu unit mobil Toyata avanza dengan nomor polisi BA 1725 MS yang di gunakan oleh pelaku, dua unit truk tangki milik korban dan pelaku, satu buah celurit, lakban yang digunakan pelaku untuk menyekap korban, kunci kendaran.

“Saat ini para pelaku kami tahan untuk dilakukan penyelidikan secara mendalam dan terhadap pelaku akan kami kenakan dengan pasal UU Darurat No 2 tahun 1951 dan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” ucap Kapolres Sijunjung. (Mas_ek)

Loading...

Tinggalkan Balasan