topikini.com@gmail.com

Polda Sumbar Sita Sabu-Sabu Seberat 2,7 Kilogram

Tersangka

TOPIKINI.COM – Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat, menangkap dua orang pengedar sabu-sabu, dengan barang bukti 231 gram sabu-sabu. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menyita sabu-sabu seberat 2,5 kilogram dari tangan seorang pengedar di Pekanbaru, Riau. Total barang bukti yang disita 2,7 kilogram sabu-sabu. Ini merupakan hasil tangkapan terbesar jajaran Polda Sumatera Barat selama ini.

Dua orang terangka pengedar sabu-sabu digelandang aparat polisi pada relis hasil tangkapan narkoba di Mapolda Sumatera Barat, hari Selasa (24/10). WD 33 tahun dan RT 27 tahun, keduanya warga Bengkalis, Riau, ditangkap polisi di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, tanggal 18 Oktober lalu. Dari tangan keduanya, polisi berhasil menyita sabu-sabu seberat 231 gram.

Polisi selanjutnya melakukan pengembangan, dan berhasil menangkap BR 35 tahun, di Pekanbaru, Riau, tanggal 22 Otober lalu. Barang bukti yang berhasil disita di rumah BR berupa sabu-sabu seberat 2,5 kilogram. BR merupakan bandar besar yang menyuplai sabu-sabyu kepada WD dan RT untuk diedarkan di Sumatera Barat. Mereka merupakan pengedar sabu-sabu lintas propinsi.

Sabu-sabu seberat 2,5 kilogram tersebut dipress dan dibungkus rapat dalam kertas berwarna kuning keemasan bertuliskan aksara china, dan tulisan latin guan yin wang. Polisi menduga barang haram tersebut berasal dari tiongkok.

“Kami masih melakukan penyelidikan asal usul sabu-sabu tersebut. Kalau melihat bungkusnya dan caranya mempress, kemungkinan dari luar negeri. Namun masih kami selidiki. Yang jelas, ketiganya merupakan pengedar sabu-sabu lintas propinsi,” kata Kombes Pol Kumbul KS, Dir Res Narkoba Polda Sumbar.

Polda Sumatera Barat akan bekerja sama dengan Polda Riau dan Mabes Polri untuk menyelidiki asal sabu-sabu yang bertuliskan tulisan China tersebut. Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati. (dio)

Loading...

Tinggalkan Balasan