topikini.com@gmail.com

Pertamina Bangun Kawasan Ekonomi Masyarakat (KEM) Di Solok Selatan

TOPIKINI.COM – Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I bekerjasama dengan Forum Layanan Iptek bagi Masyarakat (FLIPMAS) membangun Kawasan Ekonomi Masyarakat (KEM) Lubuak Gadang Selatan (Lugas) yang berada di Kabupaten Solok Selatan pada Rabu (24/1).

KEM Lugas dipilih karena latar belakang masyarakat di Kabupaten Solok Selatan yang terdiri dari 90 persen warga miskin dengan mata pencaharian utama sebagai buruh tani. Di sisi lain wilayah KEM Lugas memiliki sumber daya alam yang berlimpah, namun tidak dapat termanfaatkan dengan baik karena keterbatasan modal dan akses teknologi.

Total bantuan yang diberikan dari Pertamina MOR I untuk pembangunan KEM Lugas ini adalah senilai Rp 300.000.000. Kegiatan utama dari KEM Lugas adalah menghasilkan berbagai jenis produk sulaman dengan kualitas yang bersaing, mulai dari souvenir, baju koko, baju kurung/gamis, hingga selendang.

Harga yang ditawarkanpun bervariasi mulai dari Rp 5.000 untuk souvenir hingga Rp 3.000.000 untuk produk sulaman selendangnya. Saat ini, puluhan warga Kabupaten Solok Selatan sudah menjadi anggota kelompok sulam KEM Lugas dengan omset mencapai Rp50.000.000/ bulan.

Ketua FLIPMAS Wilayah Minangkabau, Ellyza Nurdin mengungkapan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Pertamina MOR I sehingga berhasil membangun KEM Lugas dan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Solok Selatan.

“Terima kasih kepada Pertamina MOR I yang telah membantu kami untuk membangun KEM Lugas ini sehingga dapat membantu masyarakat memperoleh penghasilan yang layak dan meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan Solok Selatan,” ujar Ellyza.

Rudi Ariffianto, Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR I menyebutkan salah satu kunci keberhasilan KEM Lugas adalah rasa kekeluargaan yang sangat kental antar warga masyarakat di Kabupaten Solok Selatan serta keinginan masyarakat yang besar untuk maju dan mengubah nasib menjadi lebih baik.

“KEM Lugas ini memiliki rasa kekeluargaan yang kental ditambah keinginan yang besar untuk maju dan mengubah nasib menjadi lebih baik adalah kunci utama kesuksesannya, terbukti dalam kegiatan menyulam tidak hanya didominasi oleh kaum ibu-ibu saja tetapi juga kaum lelakinya,” lanjut Rudi. (dio)

Loading...

Tinggalkan Balasan