Lolos dari X Ray Bandara BIM, Dua Pemuda Bawa Sabu Diciduk di Ruang Tunggu

25

TOPIKINI.COM – Satres narkoba polres Padang Pariaman, mengamankan setengah kilogram lebih narkotika jenis sabu, di Bandara Internasional Minangkabau Sumatera Barat. Oleh dua orang tersangka yang diduga sebagai kurir, barang haram itu disimpan di selangkangan dan didalam tas.

Kedua tersangka berinisial MSP dan WBI warga Kalimantan Selatan. Keduanya diamankan satresnarkoba polres Padang Pariaman, saat berada di ruang tunggu Bandara International Minangkabau, hendak ke Jakarat menggunakan pesawat terbang.

Awalnya, polisi menangkap MSP, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Dari ruang tunggu bandara, MSP dibawa ke ruang security untuk digeledah. Polisi menemukan satu paket kecil sabu-sabu dan sejumlah uang yang disimpan diselangkangannya yang ditutupi celana dalam empat lapis.

Selain itu, MSP juga mengaku jika ada dua orang lagi temannya yang membawa narkoba di bandara tersebut. Dengan melacak menggunakan kamera cctv bandara, polisi berhasil mengamankan WBI yang juga sedang berada di ruang tunggu tersebut.

Dari penggeledahan WBI, polisi menemukan satu paket besar sabu-sabu seberat 60 gram didalam tas yang dibawanya dengan berlapiskan lakban. Sedangkan satu orang lagi berinisial S, yang membawa tiga paket besar sabu-sabu, sudah terlebih dahulu terbang dengan pesawat.

Anehnya, kedua tersangka dan temannya yang lolos, sebelumnya terlebih dahulu harus melalui dua kali alat pendeteksi X Ray bandara, hingga sampai ke ruang tunggu. Menurut Kasat Re Narkoba Polres Padang Pariaman, IPTU Edi Harto, sabu-sabu bukan logam sehingga tak terlacak.

“Alat itu (X Ray bandara) untuk melacak logam, sedangkan barang buktinya sabu-sabu bukan logam,” ucap IPTU Edi Harto, kasat res narkoba polres Padang Pariaman saat jumpa pers Jumat siang (22/12/2017).

Menurut keterangan tersangka, merekla sudah berada di kota Padang sejak empat hari lalu, dengan berpindah-pindah dari satu hotel ke hotel yang lain. Mereka mendapatkan sabu-sabu dari orang yang berinisial H dan U di kota Padang.(rafki)

Loading...