Kajari Dharmasraya Terus Kawal Penggunaan Dana Desa

TOPIKINI.COM – Mengawal dan mengamankan implementasi dana desa terus dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negri (Kajari) Dharmasraya, melalui Tim TP4D. Hal itu yang dikatakan oleh Kajari Dharmasraya, Hari Wahyuni,SH dalam acara sosialisasi Dana Desa di ruang pertemuan Kejaksaan,Kamis (24/08)

Dirinya mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan membantu persoalan yang dihadapi Wali Naagari dalam pengelolaan dana desa.

“Kami dari kejaksaan siap membantu kesulitan yang dihadapi oleh Wali Nagari terkait dana desa, tapi secara hukum, dan tidak di buat-buat,” katanya usai membuka sosialisasi dana desa.

Pada sosialisasi yang di ikuti oleh 52 Wali Nagari itu, dirinya meminta agar seluruh Wali Nagari tetap pada koridornya dalam menjalankan dana desa tersebut.

“Bila terbentur, para Wali Nagari hendaknya untuk dapat berkordinasi dengan kami, melalui TP4D yang telah terbentuk,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP4D, Ridwan Jhoni,SH.MH, mengemukakan bahwa pihaknya dalam menjalankan fungsinya lebih pada melakukan tindak pencegahan sebelum dilakukan penindakan. Namun, dengan adanya pengawalan yang dilakukanya, Wali Nagari, hendaknya jangan pula semaunya dalam menjalankan program dana desa itu, jelasnya.

Untuk memudahkan layanan hukum bagi masyarakat dan Wali Nagari, pihaknya kini telah membuka layanan hukum secara Online, hal ini agar antara masyarakat, Wali Nagari dan kejaksaan dapat terus berkomunikasi hukum.

“Dana desa ini seksi, jadi dengan keseksianya itu, terus mendapat perhatian dari banyak masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Badan pemberdayaan Masyarakat (BPM) Dharmasraya Adi Amri mengemukakan bahwa untuk 2017 ini, Dharmasraya mendapat kucuran dana desa sebesar Rp. 45 Milyar dan 56,5 M dari Alokasi Dana Nagari.

“Dana tersebut untuk 52 Nagari yang ada di Dharmasraya, jadi mari kita mamfaatkan dana ini,” ucapnya.

Wali Nagari Muaro Sopan kecamatan Padang Laweh, Ari Aswanto, mengatakan, sosialisasi ini sangat penting dan sangat membantu bagi kami Wali Nagari dalam melajalan dana desa ini.

“Kita sangat terbantu dengan acara ini, agar kami selaku Wali Nagari tidak salah dalam menjalankan program dana desa, sehingga kedepan, tidak ada yang tersandung hukum,” katanya Wali Nagari termuda itu.

Dalam dilokasi pertemuan,dalam sosialisasi tersebut, selain 52 Wali Nagari, juga turut Hadir sekretaris dinas BPM dan Staf BPM serta Tim TP4D. Kegiatan tersebut berakhir dengan proses tanya tawab dari Wali Nagari. (mas ex)

Loading...
BAGIKAN

Apa pendapat anda tentang berita ini.?